oleh

Ketua HPA Sigi Minta Aparat Tangkap Dalang adanya Pemasangan Baliho Menolak Muktamar Alkhairaat Ke XI

SULTENGMEMBANGUN. COM, Sigi – Adanya pemasangan baliho yang bertuliskan Pengurus Daerah Himpunan Pemuda Alkhairaat (PD HPA) Kabupaten Sigi beserta 12 Pengurus HPA Kecamatan se-Kabupaten Sigi menyatakan menolak keras pelaksanaan Muktamar ke XI Alkhairaat, sebagai Ketua PD HPA Kabupaten Sigi, Moh Syarif Latadano terpaksa harus angkat bicara.

Syarif mengakui bahwa pemasangan baliho di depan Pondok Pesantren Alkhairaat Madinatul Ilmi Dolo, tanpa sepengetahuannya. Bahkan dia dengan tegas membantah keterlibatannya dalam pemasangan baliho atau pamflet yang menolak pelaksanaan Muktamar Besar Alkhairaat. Pernyataan ini disampaikan Syarif kepada pihak media pada Selasa (19/09/2023). Sesuai reles yang disebarkan di Group Whatsapp ” Humas Polres Sigi”.

“Sebagai Ketua HPA Kabupaten Sigi, saya tidak pernah memberikan instruksi pribadi untuk membuat atau memasang baliho yang menentang atau membatalkan pelaksanaan Muktamar Alkhairaat Ke XI ,” tegas Syarif.

Syarif juga menegaskan bahwa dia tidak mengetahui siapa yang bertanggung jawab atas pembuatan baliho tersebut dengan nama HPA Sigi. Hal ini dianggapnya sebagai pelanggaran terhadap aturan lembaga Badan Otonom (Banom) yang merupakan sayap Alkhairaat.

BACA JUGA  Samakan Persepsi dalam Pendidikan Anti Korupsi

Karena menurutnya, menolak atau menentang kegiatan yang diadakan oleh Alkhairaat adalah tindakan yang tidak tepat, tandas Syarif mantan komisioner KPU Sigi.

Bahkan kata Syarif, Jika semisalnya ada permasalahan internal di dalam lembaga Alkhairaat, tentu saja masalah itu akan diselesaikan di tingkat lembaga dan tidak melibatkan nama HPA, terutama HPA Sigi yang menjadi tuan rumah pelaksanaan Muktamar Alkhairaat ke XI yang akan dilaksanakan pada tanggal 27 – 30 September 2023 di Ponpes Alkhairaat Madinatul Ilmi Desa Kotarindau, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi..

“Saya ingin menegaskan sekali lagi, HPA Sigi tidak terlibat dalam pembuatan baliho atau dalam memberikan instruksi untuk memasang baliho yang menolak pelaksanaan Muktamar Alkhairaat,” tandasnya lagi.

Diapun berharap agar pihak berwenang dapat menyelidiki siapa yang menyebarkan fitnah dengan mengatasnamakan HPA Sigi yang menolak Muktamar Alkhairaat. Hal ini dianggapnya dapat mengakibatkan ketegangan dan konflik yang tidak diinginkan menjelang pelaksanaan Muktamar Alkhairaat ke-XI.**

Komentar