Sekda : Kehidupan Kerohanian Umat Paroki Santo Paulus Semakin Harmoni

0
181

PALU, Sultengmembangun. com – Gubernur Sulawesi Tengah melalui Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah meresmikan Gereja Katolik Santo Paulus Palu ditandai dengan pemukulan gong dan penandatanganan prasasti, hari Minggu (21/7/2019)

Sekdaprov Sulteng, Dr. Hidayat Lamakarate,Msi

Pada kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah Dr.H.Moh.Hidayat Lamakarate,M.Si mengapresiasi Umat Paroki Santo Paulus atas upaya dan kerja kerasnya sehingga pembangunan gedung Gereja dapat terselesaikan, yang mana pada tanggal 3 Januari 2016 dilaksanakan peletakan batu pertama oleh Plt.Wali Kota Palu dan Uskup Keuskupan Manado,”waktu itu diundang oleh panitia pembangunan dan saat itu saya masih menjadi pejabat Wali Kota Palu”,tuturnya.

“Ketika batunya diserahkan ternyata batu kecil, saya katakan jangan batu kecil, kasih batu yang paling besar supaya dasarnya kuat”,ungkap mantan Plt. Wali Kota Palu Hidayat Lamakarate.

Keberadaan gereja katolik santo Paulus Palu merupakan cerminan dari keberagaman agama serta bagian kekuatan dari kerukunan Umat Beragama di Prov.Sulawesi Tengah sehingga diharapkan kiranya kehidupan kerohanian umat paroki santo Paulus semakin meningkat, guna menumbuhkan dan membentuk umat yang tangguh dalam menghadapi beragam pengaruh yang bisa membawa penyimpangan dari nilai – nilai agama.

BACA JUGA  Merasa Termarjinalkan, Masyarakat Bulagi Minta Anggota Dewan Perjuangkan Aspirasi Rakyat

Sementara itu, Pastor Wilhelmus Thome PR mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Prov.sulteng dan Kota Palu, panitia pembangunan, donator serta Umat Paroki Santo Paulus Palu yang telah programkan gerakan Rp.1000 untuk pembangunan gereja.

Nampak hadir Wali Kota Palu, Uskup Keuskupan Manado Monsinyur Benidictus Stevanus Rolly Untu,M.Sc, Ketua FKUB Prov.Sulteng, DPRD Prov.Sulteng dan Kota Palu, Pastor, Suster, dan Umat Paroki Santo Paulus Palu.(*)
Editor : Nila

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here