oleh

Warga Prihatin Pandemi Covid Terus Mewabah, Pemerintah Kecamatan Liang Tiadakan Protokol Covid

Kondisi di pelabuhan Liang, tidak ada satgas covid. Dan tidak ada penerapan protokol covid 19.(F-didi)

BANGKEP, SM.Com – Sejak mewabahnya pandemi covid 19 hingga saat ini, di Kecamatan Liang Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), tidak menerapkan protokol kesehatan. Meskipun disediakan Posko Covid 19, namun sejauh ini keberadaan posko itu tidak ada aktivitas yang dilakukan oleh Satgas Covid Kecamatan Liang.

Sementara Kecamatan Liang terdiri dari 16 desa. Dengan jumlah penduduk yang cukup banyak. Namun masyarakat disana, lalu lalang tanpa ada pemeriksaan terkait protokol covid.

” Ada posko covid 19, tapi sekarang tidak berfungsi lagi. Sejak kasus pemberhentian kegiatan protokol covid oleh camat lalu, ” ungkap Didi, warga Liang.

Dan parahnya lagi, kondisi di pelabuhan Liang, dari menjelang pemberangkatan, tidak ada petugas medis, tidak ada satgas covid dan tidak ada protokol covid. Kelihatannya seperti biasa-biasa saja, seolah tidak ada wabah covid.

Hanya tinggal kesadaran mayarakatnya saja, yang tetap menjaga diri dengan senantiasa memakai masker, ungkap Didi.

Berbeda dengan kondisi di pelabuhan Banggai Laut, begitu turun dari kapal, para penumpang langsung diarahkan oleh petugas untuk menuju ke tempat pemeriksaan. Kemudian disuruh cuci tangan dan mengecek suhu tubuh.

” Dan yang bikin saya kagum lagi saat di pelabuhan Banggai Laut, bukan petugas yang arahkan saya dengan penumpang lainnya untuk patuh terhadap protokol covid, namun orang yang bawa bentor. Dan sempat saya bertanya, apakah memang sudah seperti ini ? Itu abang bentor bilang, lebih baik kita saling menjaga, daripada nanti sudah terjadi bencana, baru semua menyesal,” ungkap Didi dalam kisah perjalanannya dari Banggai Laut.

BACA JUGA  Miris, Faktor Ekonomi & Agama Alasan Terkuat Terjadinya Perkawinan Anak

Dia merasa , masyarakat Banggai Laut sangat paham sekali dengan protokol covid, jauh beda sekali dengan kondisi yang nyata di pelabuhan di Kecamatan liang, yang sama sekali tidak ada posko kesehatan untuk penerapan protokol covid. Sementara di Pelabuhan di Banggai Laut, menerapkan protokol covid19.

Terlihat jelas, bagaimana antusiasnya masyarakat di Kabupaten Banggai Laut yang tetap patuh dan mengikuti anjuran pemerintah
terhadap Protokol Covid, dengan memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

” Macam saya rasa kagum juga melihat sikap antusias masyarakat Banggai Laut dalam menyikapi penerapan protokol covid,” ujar Didi.

Terpisah, Ketua BPD Desa Liang, Kecamatan Liang, Ma’ring mengakui bahwa diawal-awal merebaknya pandemi covid 19, pernah sempat dilakukan sosialisasi dan rapat membahas covid di gedung BPU Kecamatan Liang.

” Itupun hanya sekali itu saja dilakukan, setelah itu sampai sekarang ini so tidak pernah lagi ada rapat-rapat atau sosialisasi tentang protokol covid, ” kata Ma’ring.

Nah terkait dengan pemakaian masker, kalau di desa Liang ini, kata Ma’ring, itu hanya masing-masing kesadaran dari masyarakat saja.

BACA JUGA  BKKBN Sulteng Gelar Pelantikan Pejabat Eselon IV Sesuai Protap Pencegahan Covid-19

Hal yang sama juga dikatakan oleh Syahrudin S Tune selaku koordinator pelaksana harian di Pelabuhan Liang. Beliau juga adalah petugas dari Dinas Perhubungan.

” Dulu pernah ada kegiatan yang dilakukan oleh Satgas Covid 19 di Pelabuhan Liang ini. Namun sekarang ini sudah tidak ada lagi. Dan kami sebagai petugas dari dinas perhubungan ikut proaktif lalu, namun tidak tahu kenapa kegiatan itu tidak berjalan lagi, padahal di pelabuhan lain masih ada kegiatan terkait penerapan protokol covid19″. Ungkap Syahrudin yang ditemui di Pelabuhan Liang, Sabtu tadi. .

Masih ditempat yang sama, salah seorang petugas lapangan bernama Amjan A. Dialalong juga membenarkan bahwa beberapa bulan yang lalu ada kegiatan protokol covid19 di pelabuhan ini.

” Yang lalu itu, saya bertugas pada bagian mengarahkan penumpang dan pengunjung untuk memcuci tangan”. Dan waktu itu ada disiapkan tempat cuci tangan bagi setiap penumpang yang mau berangkat maupun yang baru tiba. Tapi sekarang semua itu sudah tidak ada. Disana itu lalu ada disediakan tong kecil untuk tempat cuci tangan dan didekatnya itu ada baliho besar tentang prosedur protokol covid,” kata Amjan sambil menunjuk ke salah satu sudut bangunan di kompleks pelabuhan liang.

BACA JUGA  Jalin Silaturahmi antar Kafilah STQH

Kondisi yang ada saat ini, di pelabuhan Liang, sudah tidak ada lagi penerapan protokol covid. Bahkan para calon penumpang yang mau berangkat kemana saja, seolah tidak peduli dengan yang namanya masker.

” Ini masker saya bawa sekedar untuk persiapan saja. Karena ketika tiba dipelabuhan bangggai laut, kita para penumpang semua diperiksa dan diwajibkan harus pakai masker. Beda dengan di pelabuhan Liang ini, yang saya lihat tidak ada penerapan protokol kesehatan (covid),” kata salah seorang penumpang yang enggan disebut namanya. Penumpang ini hendak menyebrang ke Banggai Laut makanya dia membawa masker.

Untuk diketahui, Data menyebutkan bahwa saat ini jumlah pasien yang terpapar virus corona di Kabupaten Bangkep dan masih dalam perawatan, ada 2 orang yang di karantina di RSUD Trikora, dan ada 27 orang pasien yang melakukan karantina mandiri di Salakan. Sebagaimana direles pusat data covid 19, Provinsi Sulawesi Tengah per tanggal 19 November 2020.(NL)

Komentar

News Feed