Wapres : Tidak Ada Pemutihan Piutang Kredit Korban Bencana di Sulteng

0
179

Wapres RI, Jusuf Kalla saat melihat peta untuk lokasi Hunian Tetap (Huntap) yang siap dibangunkan untuk para korban terdampak bencana di Sulteng.(F- ist)

PALU, Sultengmembangun.com – Pemerintah tidak akan menghapus piutang kredit perbankan para debitor korban bencana di Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah. Para korban hanya diberikan keringanan berupa penundaan pembayaran.
“Tidak ada pemutihan utang dalam skala bencana, itu hanya ditunda diberi keringanan atau direlaksasi,” tegas Wakil Presiden Jusuf Kalla di Kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah, Kamis (31/1/2019).
Menurutnya, pemutihan kredit tidak terdapat dalam peraturan Bank Indonesia, Kementerian Keuangan maupun Otoritas Jasa Keuangan. Sifatnya hanya memberikan keringanan pembayaran berupa relaksasi dari jatuh tempo yang semula setahun menjadi tiga tahun.
“Kalau utangnya setahun, pembayarannya bisa ditunda menjadi tiga tahun,” kata dia. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), penyaluran total kredit bank umum untuk nasabah di Sulawesi Tengah hingga Juli 2018 mencapai Rp26,86 triliun dengan rasio non-performing loan (NPL) sebesar 2,45 persen. Sementara, pinjaman dari Bank Perkreditan Rakyat di wilayah yang sama mencapai Rp2,17 triliun dengan NPL 1,42 persen.
Adapun kebijakan yang sudah ditetapkan untuk pemulihan dampak bencana, antara lain membangun hunian sementara (Huntara), penyediaan jaminan hidup yang tinggal di huntara, dan pemberian stimulus berupa uang tunai kepada korban.*(webcom)
REDAKTUR : NILA

BACA JUGA  Tim Advokasi LBH Sulteng Desak Polda Sulteng Bebaskan Puluhan Mahasiswa yang Ditangkap saat Aksi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here