Tolak UU Cipta Kerja Aksi Massa dari Ribuan Mahasiswa Palu, Ricuh

0
176

Tampak beberapa oknum aparat kepolisian berupaya menghalau terobosan aksi massa yang mencoba maju namun dihalau dengan tembakan gas air mata.(F-nila)
PALU. Sultengmembangun.com – Ribuan mahasiswa Palu yang tergabung dari sejumlah kampus melakukan aksi turun ke jalan menolak pengesahan UU Cipta Kerja yang disahkan pemerintah dan DPR. Akso berlangsung Kamis, 8 Oktober 2020, di Jalan Utama Sam Ratulangi Palu.

Aksi yang awalnya berlangsung damai namun tiba-tiba anarkis karena dari pihak aparat tidak memberikan kesempatan kepada massa aksi untuk maju merepat hingga ke gedung DPRD Sulteng.

Dalam aksi tersebut, terlihat aksi saling serang antara aparat kepolisian dengan mahasiswa. Pihak aparat mencoba memukul mundur aksi massa dengan tembakan gas air mata namun massa aksi terus menerobos palang pagar kawat berduri meski terus menerus dihalau dengan tembakan gas air mata.

Aksi saling serangpun terus terjadi, aksi massa yang dengan semangat membara menolak UU Cipta kerja dengan melemparkan batu ke arah aparat . Akan tetapi, dari pihak aparatpun terus menembakkan gas air mata ke arah aksi massa.

BACA JUGA  Cegah Penyebaran Covid 19, Pemkot Palu Diminta Sterilkan GBI di Jalan Patimura

Namun apa yang terjadi,tembakan gas air mata malah berbalik arah menyerang ke posisi aparat hingga membuat banyak aparat yang berjatuhan karena terkena semburan gas air mata. Ditambah lagi sakitnya menahan lemparan batu yang seakan tiada henti beterbangan menyerang posisi aparat kepolisian yang tadinya terus berupaya agar aksi ini tidak anarkis. Sehingga tidak ada korban. Namun kenyataannya, yang terjadi
Aksi massa terus dengan bringasnya melempari aparat dengan bebatuan. Hingga kericuhanpun terus berlanjut.

Riuh rinai suara mobil ambulance yang tampak lalu lalang mengangkut para korban yang didominasi dari kalangan aparat, turut mewarnai suasana aksi massa yang masih berlangsung sampai sore ini. (NL)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here