oleh

Tingkatkan Peran ASN Dilingkup BKKBN Sulteng Selama Pandemi

Kaper BKKBN Sulteng, Maria Ernawati saat membuka sosialisasi perubahan perilaku di era pandemi covid 19.(F-nila)

PALU, SM.Com – Dalam upaya meningkatkan
Kualitas layanan, Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (disingkat BKKBN) mengadakan
Sosialisasi perubahan perilaku pada masa pandemi covid 19. Kegiatan dibuka oleh Kepala Perwakilan BKKBN Sulteng, Dra.Maria Ernawati, M.M, Selasa (01/12/2020), di Hotel Santika Palu.

Saat ini kita sudah pada tatanan baru, Hidup di era New Normal. Mau tidak mau, suka tidak suka, kita memang harus mau berdampingan dengan yang namanya korona, Covid 19.
Namun di era ini, kita sebaiknya menghindari dengan cara mencegah yaitu dengan meneerapkan pola 3 M. Demikian himbau Kaper BKKBN Sulteng, Maria Ernawati saat membuka sosialisasi tersebut.

Menyikapi kondisi di era pandemi ini, kita sebagai aparatur sipil negara (ASN) diminta untuk tetap bekerja dari rumah. Dan pemberlakuan kebijakan ini terus diperpanjang sesuai dengan kondisi pandemik nanti yang belum kunjung berakhir sampai dengan saat ini.

” Seiring dengan pandemik tetap berlangsung kita sebagai aparatur tetap dituntut untuk melanjutkan program-program kita dengan cara merubah cara kerja dan perilaku sesuai dengan ketentuan yang telah diatur berdasarkan protokol kesehatan negara. Banyak melakukan adaptasi terkait dengan pengelolaan program dan rencana adaptasi ini juga tentu berlaku bagi pelayanan administrasi di lingkungan perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah,” tandas Erna.

BACA JUGA  Gubernur Apresiasi Pengerjaan Normalisasi Sungai Melalui Program Padat Karya

Berbagai kebijakan telah dikeluarkan namun mengingat anggarannya tidak terlalu banyak dan mungkin hanya bisa memfasilitasi untuk PCR test kepada kabupaten yang zona merah saja dengan priotas penyuluh KB yang ada di wilayah zona merah dan seluruh ASN yang ada di kantor BKKBN Sulteng, jelas Erna.

Untuk pengaturan WFH, tetap mengikuti ketentuan pemerintah daerah kabupaten/kota masing-masing. ” Tetapi saya berharap walaupun dengan kondisi yang amat sangat terbatas dengan seluruh aksesnya, namun minta semua tetap bisa menjalankan program-program banggakencana di lapangan tentunya harus mematuhi dari protokol kesehatan yang sudah ditentukan,” tandasnya.

Kedepan program bangga kencana punya pekerjaan yang amat sangat berat, ada pendataan keluarga yang seyogyanya dilaksanakan tahun 2020 tetapi karena ada pandemi covid 19 maka dilaksanakan di tahun 2021.

Sebelumnya, Kasubag Umum dan Humas Perwakilan BKKBN Sulteng, Bramanda Noya mengatakan bahwa selama pandemi covid 19 ini, banyak kejadian luar biasa yang harus disikapi dengan cara yang tidak biasa di era normal baru. Banyak perubahan yang dilakukan pada instansi pemerintah khususnya dilingkungan BKKBN berkaitan dengan administrasi. Dimana pengertian administrasi itu sendiri adalah proses kerjasama antara dua orang atau lebih yang bertujuan untuk mencapai target, memanfaatkan sarana dan prasarana tertentu secara berdaya guna dan berhasil guna. Maka BKKBN dalam pengelolaannya juga memanfaatkan sarana prasarana yang ada.

BACA JUGA  Omnibus Law dan Kematian Demokrasi

Banyak kegiatan yang dilakukan secara virtual yang dikemas sedemikian rupa agar menarik dan menggunakan aplikasi bermacam-macam sesuai kebutuhan. Dan pertemuan virtual ini merupakan satu dari sekian banyak perubahan yang dilakukan. Kebiasaan Baru ini tidak hanya dilakukan di lingkungan kantor perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah tetapi juga dilakukan pula oleh para PKB/PLKB yang bertugas dilapangan.
Selain program banggakencana di masyarakat dan PKB/PLKB juga mengedukasi dan memberikan informasi kepada kader-kader PKB dan PPKBD dan Sub PPKBD tentang bahaya pandemi covid 19 dan bagaimana pencegahan yang dilakukan oleh masyarakat secara aktif mensosialisasikan yang dimulai dari keluarga dan orang-orang terdekat, jelas Bram.

Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah memenuhi tujuan untuk meningkatkan peran aparatur sipil negara dalam melakukan pelayanan administrasi di masa pandemi covid 19. Disamping menambah/meningkatkan skill PKB/PLKB dalam melakukan sosialisasi di masyarakat.

Karena hasil yang diharapkan adanya peningkatan kualitas pelayanan administrasi oleh ASN terhadap masyarakat di masa yang akan datang.

Pada sosialisasi kali ini menghadirkan lima narasumber dengan peseta sekitar 40 orang perwakilan dari kabupaten/kota. Dengan pelaksanaan kegiatan tetap mengacu pada protokol kesehatan.(NL)

BACA JUGA  Verna Gladies Inkiriwang, Calon Bupati Perempuan Pertama untuk Kabupaten Poso

Komentar

News Feed