Tindaklanjut Pemulihan, Tim Penanganan Bencana DPR RI Temui Gubernur Sulteng

0
178

Kehadiran tim penanganan bencana dari DPR RI yang diterima oleh Sekdaprov Sulteng, Drs.Hidayat Lamakarate,MSi.(F-hmsprov)

PALU, Sultengmembangun.com – Menindaklanjuti penanganan pemulihan pasca bencana di Sulteng,Tim Penanganan Bencana dari DPR RI melakukan kunjungan ke Sulawesi Tengah dan menemui Gubernur.
Kunjungan tim penanganan bencana dari DPR RI diterima oleh Sekdaprov sulteng, Hidayat Lamakarate, pada Kamis (14/2/2019), bertempat di ruang kerja Sekda.
Pada Kesempatan Sekdaprov Sulteng, Hidayat Lamakarate didampingi Asisten Administrasi bidang Pembangunan dan Kesra dan Kepala BPBD Sulteng .
Sementara dari Tim Penanganan Bencana Sekretariat DPR RI diwakili Fahrurozi , selaku ketua Tim Sekretariat yang berkunjung Ke Sulawesi Tengah .
Fahrurozi menyampaikan tujuan kunjungannya ke Sulteng untuk mendapatkan data dan informasi terkait bencana sekaligus ingin mengetahui sejauhmana upaya yang telah dilakukan oleh pemprov Sulteng selama masa proses pemulihan pasca bencana. “Kami juga ingin mengetahui seperti apa rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi yang akan dilaksanakan oleh pemprov Sulteng dalam persiapan untuk pembangunan Huntap (hunian tetap) bagi masyarakat terdampak bencana di Palu, Sigi, Donggala dan Parigi Moutong (Padagimo).
Menanggapi maksud kedatangan tim.penanganan bencana dari DPR RI, Sekdaprov Sulteng Hidayat Lamakarate menjelaskan bahwa proses pemulihan sudah berjalan dengan baik , tetapi proses pembangunan Huntara sampai dengan saat ini oleh PUPR sudah selesai sekitar 442 Unit tetapi belum seluruhnya bisa ditempati karena beberapa unit Huntara belum ada Meteran Listrik dan juga masih terkendala persoalan belum tersedia fasilitas air bersih. “Mungkin untuk masalah ini, kami tentunya membutuhkan dukungan dari DPR RI agar tersebut dapat segera teratasi supaya masyarakat yang masih tinggal di shalter dapat segera pindah ke Huntara,” ujar Hidayat.
Sementara masalah lainnya juga diungkap oleh Hidayat yaitu terkait lokasi untuk pembangunan Hunian Tetap (Huntap) yang masih menjadi kendala.
“Ada dua lokasi Huntap yan diusulkan hanya saja masih dalam proses. Adapun lokasi huntap yang dimaksud yakni satu lokasi disediakan di Duyu dan Pombewe/Oloboju, dan lokasi lainnya di wilayah Tondo dan Talise. Ini juga masih sementara proses,” papar Hidayat.
Adapun terkait rencana biaya pembangunan Huntap diharapkan ada kajian kembali karena biaya pembangunan umtuk 1 unit rumah huntap dinilai masih sangat kecil. Sebab yang akan dibangun ini adalah jenis rumah yang tahan gempa dan layak huni. Pemberian Dana Stimulan dapat dipermudah tetapi perlu ada pendampingan agar Dana Stimulan yang akan diberikan kepada masyarakat dapat benar benar dimanfaatkan untuk Perbaikan Rumah Masyarakat baik untuk Rumah Rusak Berat , Sedang dan Ringan , dan saat ini proses Validasi data untuk Dana Stimulan dan Dana Santunan Sudah sementara Finalisasi pada Kabupaten dan Kota Terdampak untuk selanjutnya disampaikan guna pencairan dana tersebut.
Selanjutnya Fahrurozi menyampaikan data dan informasi yang sudah diterima akan disampaikan kepada Tim Penanganan Bencana DPR RI agar dapat dijadikan bahan kebijakan bersama pemerintah didalam percepatan Pemulihan Dampak Bencana Sulawesi Tengah .(*hmsprovsulteng)
REDAKTUR : NIlAWATI

BACA JUGA  Gubernur Apresiasi Pengembangan Budidaya Ikan dengan Sistim Bioflok

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here