oleh

Tim Rescue Basarnas Palu Jalankan Misi Kemanusiaan Disela Covid-19

Sebelum berangkat menuju ke lokasi bencana, Tim Rescue Basarnas Palu Diarahkan untuk tetap patuh menjalankan protokol covid-19.(F-dok. Ist)

PALU, SM. Com
– Masih ribuan orang korban bencana Gempa Bumi membutuhkan uluran tangan kita semua. Mengetuk hati para dermawan untuk menyisihkan sebagian dari hartanya demi menolong meringankan beban saudara-saudara kita yang tertimpa bencana gempa bumi yangmengguncang Majene Sulawesi Barat dan sekitarnya. Gempa dengan Magnitudo 6,2 SR berpusat 6 km timur laut Majene Sulbar.

Kejadian tersebut memporat-porandakan sejumlah bangunan, gedung perkantoran dan rumah-rumah penduduk. Sehingga banyak saudara kita kehilangan tempat tinggal dan terpaksa harus berlindung di camp atau tenda pengungsian.

Terkait dengan hal tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu atau Basarnas Palu mengirim 12 orang personil ke lokasi untuk melakukan evakuasi bagi para korban yang masih banyak tertimbun dibawah reruntuhan bangunan rumah.

Kepala Basarnas Palu, Andrias Hendrik Johannes mengatakan sebanyak 12 orang tim rescue telah diberangkatkan pagi tadi pukul 06.18 wita ke lokasi kejadian dan tim diperkirakan tiba di lokasi sekitar pukul 15.00 wita dimana perjalanan dari Palu ke Mamuju menempuh perjalanan darat sekitar 8 jam. Tim rescue dipimpin langsung oleh Kepala Sub Seksi Operasi dan Siaga, Andi Sultan, S.E.l, terangnya.

BACA JUGA  Hasil Rapid Test, Dua Jemaat GBI Patimura Positif & Harus Isolasi Mandiri

Namun sebelum berangkat menuju ke lokasi bencana, Kepala Basarnas Palu, Andrias memberikan arahan kepada pasukannya untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Tetap memakai masker dan seringlah Mencuci tangan dengan air bersih agar terhindar dari virus corona.
Karena dalam situasi apapun dimasa pandemi covid-19, kita semua harus tetap waspada dengan menjaga kesehatan, meningkatkan imun tubuh, mengkonsumsi buah-buahan yang banyak mengandung Vitamin C dan perbanyak minum air putih.

” Kita wajib membantu saudara-saudara kita yang tertimpa musibah korban gempa, tapi kita jangan sampai lupa menjaga kesehatan diri kita juga. Karena itu penting, apalagi dimasa corona seperti sekarang ini, kita wajib untuk tetap menjalankan protokol covid, ” tandasnya.

Tim berangkat dengan menggunakan 1 unit Rescue Car, 1 unit truck personil, 1 set alat estrikasi dan peralatan pendukung lainnya.(*//nila)

Komentar

News Feed