oleh

Sosok Kombes Ahmad Ramadhan, dari Bagian Intel Kini Jadi Jubir Polri

Kombes Ahmad Ramadhan

JAKARTA,Sultengmembangun.com – Kapolri Jenderal Idham Azis melalui Surat Telegram (TR) bernomor ST/1383/V/KEP./2020 menunjuk Kombes Ahmad Ramadhan sebagai Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri.

Kombes Ahmad menggantikan posisi Kombes Asep Adi Saputra yang dipromosikan sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tk II Sespim Lemdiklat Polri.

Adapun jabatan terakhir Kombes Ahmad Ramadhan ialah Analis Kebijakan Madya Kemanan Negara (Kamneg) Badan Intelijen dan Keamanan (Baintelkam) Polri.

“Saya basic Intel, begitu lulus Sespimti langsung Anjak Madya Bidang Kamneg Baintelkam Polri,” kata Ahmad kepada wartawan, Jumat (8/5).

Meski begitu, Ahmad pernah juga bersinggungan dengan wartawan lantaran pernah menjabat sebagai Kabid Humas Polda Bangka Belitung. Namun, Ahmad mengaku saat itu peran humas belum strategis seperti saat ini.

“Tapi Kabid Humas tempo dulu, peran humas belum kaya sekarang, humas dulu lebih kepada penyampai informasi saja,” ujarnya.

Alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) 1991 berharap cepat beradaptasi dengan wartawan yang menurutnya sebagai mitra strategis dalam hal penyampaian informasi yang sehat, sesuai fakta dan tentunya bermanfaat kepada publik.

BACA JUGA  Tsunami Selat Sunda: Mengapa Tidak Terprediksi?

“Menurut saya humas dan media itu mitra, saling membutuhkan,” tegasnya.

Pada prinsipnya, Mantan Kapolres Toli-toli, Palu, Sulawesi Tengah ini mengakui kerja intelijen dengan wartawan tidak jauh berbeda, sama-sama mencari informasi dan menggalinya. Yang membedakan, kata dia, hanya informasi yang disampaikan.

“Kalau wartawan untuk dipublikasikan umum, intelijen informasinya untuk pimpinan. Sama-sama mencari berita, mencari info, kalau kita bukan berita mencari info, kita Pulbaket (mengumpulkan bahan keterangan), yang berisi informasi data dan fakta,” urainya.

Kombes Ahmad Ramadhan, merupakan mantan Kapolres Toli-Toli selama 2 tahun (2009-2011) dan sebagai Kapolres Palu, Sulawesi Tengah (2011-2013). Ia juga pernah menjabat sebagai Kepala Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Tanjung Pinang, Provinsi Kepulauan Riau pada Mei 2016.

Perwira menengah dengan panggilan akrab Ramdahan ini lahir di Lampung, 2 Desember 1969. Dan dikaruniahi empat anak. Pekerjaan orang tuanya sebagai pensiunan Pegawai Negeri Sipil, membuatnya cukup akrab dengan pelayanan atau pengabdian kepada masyarakat.(DT)

Komentar

News Feed