oleh

Sepekan ini, Gubernur Marathon Meninjau Lokasi Bencana di Wilayah Parigi dan Poso

Diakhir pekan, gubernur Sulteng H Longki Djanggola menyempatkan waktunya mengunjungi sejumlah desa yang tertimpa bencana banjor beberapa waktu lalu. (F-hms)

POSO, Sultengmembangun.com – Gubernur Sulawesi Tengah , Drs. H. Longki Djanggola, M.Si, didampingi Kepala BPBD dan OPD Teknis melakukan peninjauan ke Daerah Terdampak Banjir, pada Jumat (24/7/2020).

Pada kunjungan kerjanya kali ini, Gubernur Sulawesi Tengah Drs. H. Longki Djanggola, M.Si. didampingi Bupati Poso , Kol. ( Purn ) Darmin Sagilipu, melakukan pertemuan dengan masyarakat Desa Lengkeka  Kecamatan Lore Barat, namun sebelumnya , gubernur bersama rombongan meninjau di beberapa titik bencana diantaranya :
Titik Bencana Pertemuan Sungai Lariang dan Sungai Malei , yang merusak ruas jalan Desa Gintu dan Desa Lengkeka .

Pada kesempatan itu Gubernur meminta kepada semua OPD terkait agar terpadu menangani pengendalian Sungai tersebut , Balai Wilayah Sungai .

” saya minta supaya Pihak BWS menemui saya segera dan membicarakan hal ini . Dan saya tidak mau masalah ini jadi proyek abadi, yang setiap tahun harus dikerjakan,” tandas Gubernur Longki.

BACA JUGA  Hj. Nilam Sari Lawira, Resmi Pimpin DPRD Sulteng Masa Jabatan 2019-2024

Masih didampingi Bupati Poso, Gubernur Longki juga meninjau hulu sungai Halu Banua yang menyebabkan banjir bandang di Desa Lengkeka sekaligus meninjau  Intake  SPAM , untuk sumber Air Bersih di Desa Lengkeka Kecamatan Lore Barat, Kabupaten Poso. 

” Saya harap agar sungai ini segera ditangani segera karena kalau tidak pasti akan tetap membuat dampak banjir , dan tidak merusak Intake SPAM yang ada”

Selepas dari desa Lengkeka, Gubernur dan Rombongan meninjau SPAM Desa Tuare , yang sebelumnya Rusak dampak Bencana , dan Gubernur mengapresiasi karena kondisi SPAM sudah dilakukan Perbaikan.

Diakhir Kunjungan Gubernur dan Rombongan di Lembah Bada , Gubernur dan Rombongan melakukan Pertemuan dengan masyarakat Lengkeka .

Sebelum melakukan pertemuan Gubernur dan Rombongan dilakukan Penyambutan secara Adat oleh Tokoh Adat Lembah Bada dan Desa Lengkeka.

Dan pada kesempatan itu Bupati Poso, Kol. Pur. Darmin Sagilipu, menyampaikan sambutan ucapan selamat datang , kepada Gubernur dan Rombongan , dan menyampaikan trimakasih atas perhatian Gubernur datang langsung melihat masyarakat Lembah Bada yang terdampak Bencana dan tadi Gubernur secara langsung memberikan petunjuk dan arahan didalam penulihan dampak bencana yang terjadi , *kunjungan.Gubernur sangat memberikan dampak yang besar kepada masyarakat*

BACA JUGA  Updating Data, Anggaran Pemulihan Pascabencana di Sulteng Meningkat

Selanjutnya Bupati Poso , menyampaikan ucapan terimakasih kepada Gubernur bersama Tim Pengedalian Penyakit Sistomiosis , kalau dulu sumber penyakit Sisto di Lore Barat ini ada 23 Titik Sekarang sisa 3 Titik dan semoga tahun 2025 , penyakit Sisto sudah Zero di Lembah Bada dan Napu.

Menanggapi hal itu, gubernur mengatakan ” Saya bersama rombongan datang kedaerah daerah untuk melihat secara langsung dampak bencana dan penanganannya , kemarin saya dan rombongan sudah meninjau bencana yang terjadi di Desa Olaya dan Boyontongo,” tuturnya .

Saat ini saya berkesempatan meninjau beberapa titik dampak bencana di lembah Bada Kecamatan Lore Barat .

Bersama ini juga saya menyampaikan belasungkawa dan turut berduka atas musibah yang terjadi dan menyebabkan 1 ibu menjadi koban, dan juga saya menyampaikan permohonan kalau kunjungan saya agak lambat tetapi pada waktu kejadian saya langsung perintahkan Perangkat pemerintah provinsi langsung turun kelapangan untuk memberikan bantuan.

Lebih lanjut Gubernur , meminta dukungan masyarakat agar terus memelihara  Hutan Lindung, Dan saya  mendengar masyarakat disini patuh terhadap aturan karena tidak merusak Hutan Taman Nasional , kita jaga keberadaan Hutan ini dan terimakasih atas kepatuhan kita .

BACA JUGA  Razia Jelang Nataru 2020, Polres Palu Tingkatkan Koordinasi drngan Sat Pol PP

Gubernur juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada masyarakat bersama Tim pengendalian penyakit Sisto, yang dulu masih ada 23 Titik sekarang tinggal 3 Titik dan semoga tahun 2025 sudah bisa zero , tidak ada lagi penyakit Sisto didaerah ini.

Terakhir Gubernur , menyampaikan agar masyarakat terus dapat menerapkan SOP Kesehatan dalam penangan Covid-19., agar terus kita mematuhi protok Covid-19 , Seperti Terus Memakai Masker, Selalu menjaga jarak dan Rajin mencuci tangan. 

Mengingat Provinsi Sulawesi Tengah adalah salah satu daerah terbaik dalam penanganan dan penanggulangan Covid-19 .

Tetapi jangan pernah kita lalai dan lengah terus kita Kita patuh terhadap seluruh ketentuan yang ditetapkan . (hms)

Komentar

News Feed