oleh

Sekdaprov Sulteng Buka STQH ke XXV di Morowali Utara

Mewakili Gubernur Sulteng, Hidayat Lamakarate melepas pawai taaruf STQH ke-XXV di Kabupaten Morowali Utara.(F-dok.Hidayat Lamakarate)

Morowali Utara, Sultengmembangun.com – Bupati Morowali Utara Ir. Aptripel Tumomor, MT disaksikan Sekretaris Daerah Provinsi Sulteng Drs H Moh Hidayat Lamakarate, M.Si melepas Pawai Taaruf dalan rangka Seleksi Tilawatil Quran Hadits (STQH) ke-XXV bertempat di Pelabuhan Kolonodale, Jumat (8/3/2019).

Pelepasan Pawai Taaruf ditandai laporan komandan upacara kepada Sekdaprov yang bertindak sebagai inspektur upacara dilanjutkan dengan pengibaran bendera star diikuti atraksi Marchind Band, diikuti kontingen kafilah peserta STQH ke-XXV.

kontingen kafilah pertama berasal dari Kabupaten Parimo, diikuti Kabupaten Bankep, Kabupaten Touna, Kabupaten Buol, Kabupaten Poso, Kabupaten Morut, Kota Palu, Kabupaten Balut, Kabupaten Tolitoli, Kabupaten Morowali, Kabupaten Banggai dan terakhir Kabupaten Sigi.

Selain Pawai Taaruf yang diikuti puluhan kendaraan hias roda empat, pawai taaruf juga dimeriahkan oleh kendaraan roda dua yang merupakan milik kafilah serta penggembira masyarakat Kabupaten Morowali Utara.

Usai pelepasan pawai taaruf, malam harinya dilanjutkan dengan malam Ta,aruf dengan tema STQH sarana aktualisasi nilai-nilai Qur,ani guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing serta terciptanya harmoni kehidupan, kemandirian dan kebersamaan bertempat di ruang pola Kantor Bupati Morowali Utara.

BACA JUGA  Sadis, Perampokan Berujung Maut, Korbannya Anak SMP

Acara diawali pembacaan SK Gubernur tentang penempatan lokasì Kabupaten Morowali Utara sebagai lokasi kegiatan STQH ke-XXV dan cabang yang diperlombakan

selanjutnya penyerahan pataka dari Sekdaprov Hidayat Lamakarate ke Bupati Morut Aptripel Tumomor dilanjutkan penyerahan cinderamata yang diikuti masing-masing perwakilan dari Kabupaten/Kota se-Sulteng.

Kakanwil Departemen Agama Provinsi Sulawesi Tengah DR Risman Langke M.Pd dalam sambutannya menyatakan kesukurannya atas terselenggaranya kegiatan malam ta’aruf.

Menurutnya, hasil seleksi nantinya akan diperlombakan ditingkatkan nasional. STQH menurutnya adalah implementasi dari sila pertama pancasila yakni ketuhanan yang maha esa.

Malam Ta,aruf lanjutnya adalah ajang silaturrahmi dengan seluruh peserta, dimana hasil dalam seleksi nantinya ada yang menang. bagi yang menang diucapkanlah Alhamdulillah, sementara bagi yang kalah merupakan keberhasilan yang tertunda.

sementara itu Gubernur Sulawesi Tengah yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Sulteng Drs H Moh Hidayat Lamakarate, M.Si mereka yang mengikuti STQH adalah para pilihan yang berasal dari daerahnya masing-masing, semua hasil keputusan adalah baik, akan tetapi ada yang terbaik.

BACA JUGA  Gubernur Jateng Resmikan Gedung Madrasah Ibtidayah Nahdatul Khairat Donggala​

Kata Hidayat, malam Ta’aruf adalah malam pertemuan bagi kafilah yang merupakan wahana silaturrahmi sekaligus saling tukar informasi dan pemahaman menyangkut sosial keagamaan dan sosial kemasyarakatan dalam memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan bangsa melalui iven STQH 2019

Oleh sebab itu lanjut Sekdaprov, jika rasa persatuan dan kesatuan telah tumbuh di kalangan kita, maka dengan sendirinya maka dalam perlombaan akan muncul rasa persaingan yang sehat diantara sesama kafilah.

“Untuk itu saya sangat berharap kepada para Qari dan Qariah hafiz-hafizah mufassir-mufassirah yang ikut mengambil bagian dalam perlombaan ini untuk benar-benar menunjukkan prestasinya, karena hanya mereka yang terbaik yang dapat mewakili Sulteng pada tingkat regional maupun nasional,” jelasnya.

Hadir pada kesempatan itu Asisten 1 Pemprov Sulteng, Ketua/Wakil Ketua dan anggita DPRD Morut, Bupati/Wakil Bupati Morut, Bupati/Wakil Bupati se-Sulteng, unsur Forkopimda, Kakanwil Kemenag Sulteng dan pejabat terkait lainnya.(hms)
REDAKTUR : NILA

Komentar

News Feed