oleh

Sadis, Suami Bacok Istri, Cucu dan Tetangga Hingga Tewas

Tampak sisa dari kejadian pembunuhan yang berujung pada pembakaran rumah dan seisinya termasuk para korban, hingga menjadi arang dan abu. (F-dok.ist)
SULTENGMEMBANGUN.COM, BANGKEP –
Pembacokan terhdap istri hingga tewas yang dilanjut dengan pembakaran rumah hingga yang tersisa hanya arang dan abu dari bekas pembakaran. Tragedi naas ini terjadi pada Minggu 05 September 2021 sekitar jam 11.00 wita, tepatnya di Desa Bonepuso Kecamatan Bulagi Selatan, Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah.

Adapun kronologis kejadiannya, di siang hari itu, rumah dalam keadaan yang hening, Pr. Ratna Mangais (13) tahun, sedang berada dalam kamar dan Pr. Serli Padaela (40) tahun berada di dapur . Tiba-tiba Pr. Ratna Mangais dan Pr. Serli Padaela mendengar suara teriakan minta tolong dari korban Pr. Lenci Padaela (44). Saat itu keduanya berlari menuju kearah suara, namun yang didapati, keduanya melihat dengan jelas pelaku Lk.Ardin Mangais (44) tahun, membacok korban yang tak lain adalah istrinya, dengan sebilah parang . Dan setelah itu, pelaku juga membacok Lk. Jojo (1) tahun, yang adalah cucu pelaku .

BACA JUGA  Pertumbuhan Ekonomi Sulteng Triwulan III 2019 Sebesar 6,07 Persen

Melihat kejadian naas itu, Pr. Ratna Mangais dan Pr. Serli Padaela berlari keluar rumah dan meminta pertolongan kepada warga sekitar.

Tak lama kemudian, usai membunuh, sekitar pukul 12.00 wita pelaku mengambil minyak tanah yang ada di dapur lalu mebakar rumah. Dan saat itu yang ada di dalam rumah tersebut, korban Pr. Lenci Padaela (44) tahun dan Lk. Jojo (1) tahun.

Setelah membakar rumahnya, lalu pelaku mengejar Pr. Sikala Toubiol (70) tahun yang adalah tetangga korban, yang saat itu masih sempat menyaksikan pembakaran rumah tersebut. Dalam pengejarannya, pelaku berhasil menangkap Pr. Sikala Toubiol lalu membacoknya dengan parang yang sama, yang sebelumnya di gunakan membacok istri dan cucunya.

Usai membunuh ketiga korbannya, kemudian pelaku mencoba melakukan bunuh diri dengan cara menusukkan parang tersebut kebagian tenggorokannya sehingga pelaku mengalami luka pada bagian lehernya namun saat sempat dicegah dan pelaku langsung diamankan oleh warga setempat.

Adapun identitas Pelaku adalah seorang petani. Sementara Identitas korban adalah seorang ibu rumah tangga. Sementara para saksi Sherli Pandaela adalah ibu rumah tangga yang merupakan saudara kandung istri pelaku. Dan yang satunya (Ratna Mangais) sebagai anak pelaku, berstatus pelajar.

BACA JUGA  Penyaringan Bakal Calon Rektor Untad, Mahfudz Ungguli Zainuddin

Saat ini pelaku sudah diamankan oleh pihak yang berwajib. Dan situasi kondisi di desa itu, Sampai saat ini aman dan kondusif.(Dd)

Komentar

News Feed