oleh

Sadis, Perampokan Berujung Maut, Korbannya Anak SMP

Kapolres Palu, AKBP H.Moch Sholeh , SIK.SH.MH, Jumat (03/04/2020) merilis sejumlah babuk yang digunakan para pelaku dalam menjalankan aksinya dan tidak tanggung-tanggung telah melukai korbannya.(F-ist)

PALU, SM – Aparat Kepolisian Resor Palu ( Polres Palu ) bekerjasama dengan jatanras Polda Sulteng mengamankan empat pelaku pembunuhan yang terjadi pada Minggu 29 Maret 2020.

Ke empat pelaku yang diamankan diantaranya Lk. AD ( 48) , Lk.PD (23) Lk. HP ( 23) dan Lk .EB (23). ” Semuanya sudah diamankan di Polres Palu namun pelaku yang satunya sudah meninggal dunia,” ujar Kapolres Palu AKBP H.Moch Sholeh , SIK.SH.MH, Jumat (03/04/2020).

Kronologis kejadiannya, saat itu korban FH (15) berada didepan rumahnya sedang main HP, kemudian pelaku masuk dan merapas HP milik korban. Dan saat itu korban berusaha melawan mempertahankan HPnya ,seketika itu juga pelaku mengeluarkan senjata tajam dan melakukan penganiayaan terhadap korban sehingga korban FH (15) mengalami luka tusuk di bagian perut dan luka robek di bagian lengan kanan dan kirinya. Sesuai keterangan dari laporan keluarga korban.

BACA JUGA  Pengelolaan APBD Baik, Sulteng Dapat DID Sebesar Rp20,6 Miliar

” Tim dari polres Palu langsung bergerak setelah menerima pengaduan dari Masyarakat, mendatangi TKP (olah TKP) serta melakukan penyelidikan mengenai kejadian pencurian tersebut,” kata Kapolres.

Dari hasil penyelidikan dilapangan, pada Kamis tanggal 02 April 2020 pukul 17.00 wita team mendapatkan Baket yang mana salah satu pelaku dari pencurian tersebut yakni bernama Lk. PD (Dit). berada di Jln. Panglima Polem (Kontrakan) Kota Palu. Dan,dari info tersebut kemudian team langsung bergerak dan melakukan penangkapan terhadap pelaku Lk. PD Setelah pelaku berhasil diamankan kemudian di lakukan introgasi awal yang mana keterangan Pelaku membenarkan telah melakukan Pencurian dengan Kekerasan bersama dengan Lk. HP dan Lk. ADI yang tempat kejadian di Jln. S. Lewara Kelurahan Ujuna Kecamatan Palu Barat Kota Palu.

Dari keterangan Lk. PD bahwa teman pelaku tersebut tinggal di kos Jln. Samratulangi Kota Palu, Tim kemudian langsung bergerak ketempat tersebut dan berhasil mengamankan Lk. EB (Penjual HP) namun pelaku Lk. Adi dan Lk. HP tidak berada ditempat tersebut. Lalu dari hasil pengembangan Lk. EB bahwa pelaku Lk. Adi dan Lk.HP berangkat ke daerah Provinsi Sulbar. Dan tidak lama kemudian team mendapat info dari Polres Pasang kayu bahwa Mobil yang dikendarai pelaku Lk. ADI Cs tersebut diamankan diperbatasan Sulteng-Sulbar, namun pelaku Lk. ADI Melarikan diri. Mendapatkan info tersebut team langsung bergerak ke Perbatasan untuk melakukan penyelidikan mengenai keberadaan Lk. Adi . Sehingga pada pukul 18.00 wita team mendapat info bahwa pelaku Lk. Adi sedang berada dirumah warga tepatnya di desa Watatu Kecamatan Banawa Kabupaten Donggala.

” Saat itu juga team langsung bergerak ketempat yang dimaksud namun pada saat dilakukan penangkapan, Pelaku Lk. ADI melakukan perlawanan dengan cara mencoba merampas Senpi milik Anggota. Melihat kejadian tersebut team kemudian langsung melumpuhkan pelaku dengan menembak dibagian dada sebanyak dua kali sehingga pelaku Lk. ADI meninggal dunia, setelah itu pelaku kemudian dibawa ke RS. Bhayangkara. Kemudian pada pukul 20.15 wita team kembali mendapat informasi bahwa Lk. HP sedang berada di Jln. Ahmad yani Kota. Palu. team langsung bergerak ditempat yg dimaksud dan berhasil mengamankan pelaku. Lk. HP Kemudian dibawa ke Mako polres palu untuk dilakukan pemeriksaan.

BACA JUGA  Satu PDP Covid 19 di RS Undata, Meninggal

Pelaku Lk. AD yang meninggal masih berada di kamar mayat RS.Bhayangkara Palu.
Sedangkan pelaku yang lainya sudah diamankan di Mapolres palu untuk proses selanjutnya.

Untuk barang bukti yang telah disita yakni :
– 1(satu) unit HP merk Vivo Z1 warna Biru, 1 (satu) unit HP merk Xiaomi redmi note8
warna biru (no. hp
082292817983),1 (satu) unit motor
yamaha Vixion warna
abu-abu hitam, 1( satu) unit motor
honda Beat hitam DN
3458 VJ, Senpi jenis Air Soft Gun, Sebilah keris dan Sebilah badik.

Kapolres Palu AKBP H.Moch Sholeh , SIK.SH.MH mengatakan Pelaku yang merupakan residivis dan sadis tidak segan-segan melukai korbannya ” kata Kapolres menambahkan.

Sementara pasal yang disangkakan untuk para pelaku pasal 365 ayat 2 dengan ancaman 15 tahun penjara.(Nil)

Komentar

News Feed