oleh

Rayakan Hari Kontrasepsi Sedunia, BKKBN Bersinergi dengan TNI Sukseskan Program KB

SULTENGMEMBANGUN.COM, PALU – Dalam rangka memperingati hari kontrasepsi sedunia yang jatuh pada tanggal 26 September disetiap tahun berjalan, RRI Palu melaksanakan program Talk Show bersama Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah, diwakili SUB Bidang Koordinator Jalpemswa Penata KKB Ahli Muda oleh Latifah Awad Djibran, S.E., M.M.

Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penggunaan kontrasepsi yang bukan hanya untuk mencegah kehamilan saja akan tetapi dengan menggunakan kontrasepsi, masyarakat dapat merencanakan keluarganya melalui berbagai metode kontrasepsi yang ada.

Pada peringatan hari kontrasepsi sedunia kali ini, banyak kegiatan yang telah dilakukan oleh BKKBN dengan menggandeng sejumlah mitra. Salah satunya adalah kegiatan TNI Manunggal – KB – Kesehatan (TMKK) yang saat ini sedang berlangsung adanya pelayanan KB gratis yang dilakukan hingga ke pelosok desa.

” Kegiatan ini serentak dimulai tanggal 1 Agustus sampai dengan 30 September 2022 dengan target akseptor sebanyak 37.457, dan sudah masuk laporan sebanyak 24.957 (66,68%) yang sampai saat ini para petugas lapangan (PKB) dan Bidan masih terus melaporkan hasil pelayanan KB melalui google form yang yelah disiapkan oleh BKKBN,” ungkap
Latifah Awad Djibran.

BACA JUGA  OJK Peduli, Sumbangkan 120 unit Huntara untuk Korban Bencana

Dalam mendukung pelaksanaan kontrasepsi di Sulawesi Tengah terdapat terdapat 1794 faskes KB terdiri dari 38 rumah sakit, 223 puskesmas induk dan 1479 jaringan dan jejaringnya, 25 klinik, 19 TPMB (tempat pelayanan mandiri bidan). yang sudah teregistrasi/terdaftar di BKKBN, dan siap melakukan pelayanan KB bagi masyarakat umum secara gratis dengan alokon BKKBN.

Selain itu pelayanan KB juga dilakukan pada saat kegiatan strategis, seperti TMKK, ulang tahun IBI, hari keluarga, serta pada kegiatan strategis lainnya yang melakukan pelayanan KB secara gratis.

Dengan menggunakan kontrasepsi banyak sekali manfaat yang diterima salah satunya adalah meningkatkan kualitas dan keharmonisan keluarga, dengan berkontrasepsi pasutri tidak perlu was-was/takut hamil.

Selain itu kontrasepsi juga sebagai tools atau alat untuk menjaga kesehatan khususnya kesehatan reproduksi.

Kontrasepsi sebagai pintu gerbang untuk merencanakan kehamilan
Karena dengan menggunakan kontrasepsi menjadikan keluarga sehat dan berkualitas.**

Komentar