oleh

Rapat Terbatas dengan BNPB, Gubernur Minta Dipercepat Proses Pembayaran Dana Stimulan & Dana Santunan Duka

Kepala BNPB, Doni Monardo memimpin rapat terbatas terkait percepatan proses pemulihan pasca bencana di Sulteng.(F-humasprov)

PALU, Sultengmembangun.com – Kepala BNPB Doni Monardo bersama Gubernur Sulawesi Tengah Drs. H. Longki Djanggola, M.Si. didampingi Sekda Provinsi Sulteng Moh. Hidayat Lamakarate, memimpin rapat terbatas sebagai langkah percepatan pemulihan dampak bencana di Sulawesi Tengah.Rapat berlangsung Senin (25/2/2019), bertempat di ruang Kerja Gubernur Sulawesi Tengah.
Dalam rapat terbatas itu , dihadiri empat Deputi BNPB, Pangdam Merdeka, Perwakilan Menkopolhutkam,  Unsur Forkopimda di lingkup Pemprov Sulteng .
Pada kesempatan itu, Kepala BNPB Doni Monardo , menyampaikan bahwa sebelum berangkat menuju ke Palu , Wapres RI Yusuf Kalla sudah mengamanahkan agar masyarakat penyintas bencana yang masih ada tinggal di shelter untuk segera menempati Huntara. Hal ini terkait dalam rangka memberikan dukungan untuk percepatan pembangunan Huntap (Hunian Tetap). Baik itu untuk pembangunan Huntap dari Pemerintah maupun pembangunan huntap bantuan dari Budda TZU-CHI . ” Wapres RI, Yusuf Kalla berharap agar pada 4 Maret 2029, peletakan batu pertama untuk pembangunan Huntap sudah bisa dilaksanakan. Demikian pesan Wapres Yusug Kalla yang minta untuk disampaikan disalam rapat terbatas ini,” ungkap Doni Monardo.
Terkait dengan realisasi dana stimulan, Doni menambahkan bahwasanya pada Kamis mendatang, akan diadakan rapat bersama wakil menteri Keuangan. Demikian halnya untuk realisasi dana santunan duka  diharapkan bisa dipercepat validasi datanya.
Masih dalam rapat terbatas, Sekdaprov
Moh. Hidayat Lamakarate, menyampaikan beberapa hal penting diantaranya terkait pencairan dana stimulan kiranya dapat dipercepat prosesnya. Hal lainnya yaitu terkait dana stimulan dan data korban meninggal dunia sudah ditetapkan berdasarkan SK Gubernur. Bagi korban yang meninggal sudah terverifikasi datanya sebanyak 1.906 jiwa.
“Diharapkan agar yang sudah terverifikasi dapat diberikan dana santunannya ,kiranya dapat segera direalisasikan sehingga masyarakat juga bisa melihat hasil kerja kita selama ini dalam memperjuangkan hak-hak mereka,” tutur Sekdaprov Sulteng, Hidayat Lamakarate.
Pernyataan yang sama juga disampaikan Gubernur Sulteng, Longki Djanggola yang sangat berharap agar proses pencairan dana stimulan dan dana santunan duka kiranya segera direalisasikan. “Agar tidak jadi tanda tanya di masyarakat kita, jadi sekiranya ini segera direalisasikan,” pinta Gubernur Longki Djanggola yang diamini oleh Walikota Palu, Bupati Sigi dan Bupati Donggala.
Masih pada kesempatan yang sama, Kepala BNPN Doni Monardo juga menyampaikan bahwanya ada dana bantuan dari liar negeri sebesar Rp230 Miliar untuk mendukung proses pemulihan pasca bencana di Sulteng. “Terkait pemanfaatan dana tersebut, saya harapkan Gubernur Sulteng kiranya dapat mengajukan programnya untuk pemanfaatan dana tersebut dalam rangka mendukung dan mempercepat proses pemulihan pasca bencana di wilayah Sulteng. Sebab Maret 2019 ini, dana tersebut sudah bisa dimanfaatkan, tukas Doni yang selanjutnya menutup rapat terbatas karena persiapan untuk meninjau lokasi pembangunan Huntap di Kelurahan Tondo dan di Kelurahan Duyu.(hms)
REDAKTUR : NILAWATI

BACA JUGA  dr.Djani Moula, M.Kes : Kampung KB Memberikan Perubahan Nyata Wujudkan Masyarakat Sehat dan Sejahtera

Komentar

News Feed