Putuskan Mata Rantai Penyebaran Virus Corona 19, Masyarakat Dihimbau Untuk Taat Aturan

0
90

Dr.H.Hidayat Lamakarate, MSI, Ketua Gugus tugas penanganan Covid 19 Sulteng.(F-ist)

PALU, SM – Menindaklanjuti rapat terbatas (rapat terbatas) Presiden Jokpwi dengan para Gubernur di seluruh Indonesia, dalam hal ink Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Gugus tugas penanganan Covid 19 Sulteng mengajak seluruh masyarakat di daerah ini hingga ke pelosok desa agar kiranya dapat mentaati semua peraturan yang dikeluarkan oleh Pemerintah dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dengan harapan hal itu dapat memutuskan mata rantai penyebaran virus corona 19.

Demikian penegasan Gubernur Sulteng yang disampaikan oleh Sekdaprov Sulteng, Dr.H.Hidayat Lamakarate, MSi selaku Ketua Harian Gugus tugas penanganan Covid 19 Sulteng, Kamis (02/04/2020).

Dalam penegasannya itu, ada beberapa hal penting yang harus dipahami dan menjadi perhatian oleh masyarakat Sulteng. Mengingat penyebaran virus corona 19 ini terus mewabah.

Dalam himbauan gubernur, Ketua Gugus tugas penanganan Covid 19 Sulteng, Hidayat menyampaikan kepada masyarakat bahwa pemda provinsi sulawesi tengah telah melakukan perpanjangan masa tanggap darurat bencana non alam yang disebabkan covid 19 di Sulteng dari 29 Maret hingga 12 April 2020.
” Selama masa tanggap darurat bencana, masyarakat diminta untuk lebih baik berdiam di rumah, bekerja dari rumah. Hal ini dimaksudkan agar dapat memutuskan mata rantai penyebaran virus covid 19,” ujar Hidayat.

BACA JUGA  2020, Pemprov Sulteng Mulai Terapkan Sertifikat Elektronik

Selain itu, Gubernur meminta kepada masyarakat yang datang dari luar daerah Sulteng, baik yang menggunakan transportasi darat, laut dan udara agar dengan kesadarannya dapat melaporkan diri kepada petugas kesehatan atau mendangi puskesmas terdekat. Tujuannya adalah untuk memastikan jika mereka berasal dari daerah terdampak virus corona 19 bisa terdeteksi lebih awla sehingga ada penanganan tindak lamjut yang dapat dilakukan oleh petugas medis. Dan bagi mereka yang baru datang dari luar daerah Sulteng, diharapkan dapat melakukan isolasi mandiri di rumah selama 14 hari dalam rangka menjaga tidak terjadi penyebar luasan virus corona 19 kepada masyarakat di sekitar kita, tandas Hidayat.

Karena itu, sangat diharapkan peran serta masyarakat untuk bersama-sama melawan penyebaran virus corona 19 dengan cara melaksanakan aktivitas di rumah. Sehingga kita berharap mata rantai dari penyebaran covid 19 ini bisa segera berlalu dengan tidak banyak menelan korban.

Upaya lainnya yang dilakukan oleh pemerintah daerah provinsi Sulawesi Tengah melalui Gugus tugas penanganan Covid 19 Sulteng, yang dengan sangat juga meminta peran dari masyarakat untuk memastikan bahwa jika dilingkungan tempat tinggalnya ada warga yang baru datang dari laur daerah, diarahkan agar segera melaporkam diri ke petugas kesehatan dan agar bisa dipantau pergerakannya dengan memastikan bahwa mereka tetap dalam keadaan sehat.

BACA JUGA  Peran PKK dalam Menekan Angka Stunting di Sulteng

“Jangan sampai terjadi mereka kelihatannya sehat tapi sesungguhnya mereka membawa virus covid 19 ini dari luar daerah. Mereka sudah terjangkit sebelum masuk ke Sulteng,. Dan ini yang bahaya, ” kata Hidayat.

Dan tak kalah pentingnya lagi, kata Hidayat, agar masyarakat dapat menghindari berita hoax tentang data dan info terkait covid 19. Dengan cara menyaring informasi yang disebarkan di medsos, jangan langsung percaya begitu ada berita.

” Cari informasi dari sumber yang betul-betul bisa dipercaya,” himbaunya.

Dan Pemerintah Daerah Sulawesi Tengah dan Pemerintah Kabupaten/Kota setiap hari secara update menyajikan data terkini berkaitan dengan perkembangan info Covid 19.

Sekali lagi dihimbau kepada masyarakat Sulteng, untuk secara bersama menjaga dan memastikan kondisi di lingkungan tempat tinggalnya aman dari penyebaran covid 19.

” Pastikan bahwa masyarakat di sekitarnya sudah mentaati peraturan yang dikeluarkan oleh pemerintah dalam meminimalisir penyebaran virus Corona 19,” pungkas ketua Gugus tugas penanganan Covid 19 Sulteng.(nil)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here