Progres Pemulihan Infrastruktur Pasca Bencana di Sulteng Ditargetkan Selesai April 2020

0
135

Rapat pemantapan progres pembangunan infrastruktur pasca bencana di Sulteng, di ruang kerja gubernur, sabtu pekan kemarin. (F-ist)

PALU, Sultengmembangun. com – Gubernur Sulawesi Tengah Drs. H. Longki Djanggola, M.Si. memimpin Rapat Evaluasi pelaksanaan Pembangunan di Bidang  Infrastruktur Penanggulangan Bencana Sulawesi Tengah  bersama Satgas PUPR Arie Sutiadi, Kepala Balai PUPR dan Perwakilan Jica. Rapat berlangsung di ruang kerja Gubernur Sulawesi Tengah , Sabtu, (28/9/2019).

Pada kesempatan itu Gubernur Sulawesi Tengah didampingi , Sekdaprov Sulteng, Lamakarate, Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan , Kepala Dinas Bina Marga dan Tata Ruang, Kepala Dinas Cipta Karya, Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman , Kepala Biro Humas dan Protokol .

Pada Kesempatan itu, Arie Sutiadi menyampaikan seluruh progres kegiatan penanganan dampak bencana di Sulawesi Tengah , khususnya bidang infrastruktur , menurut Arie Sutiadi bahwa pekerjaan beberapa ruas jalan sudah berjalan sesuai dengan progres , demikian juga rencana pembangunan tanggul laut saat ini menunggu Amdal dan pembangunan jembatan IV Palu sudah proses desain.
Direncanakan pembangunan tanggul Laut didesain menjadi kawasan tangguh bencana.
” Progres pembangunan irigasi Gumbasa akan dimulai awal Desember sudah dapat mengfungsikan 1.070 ha dari 8.000 ha. Termasuk penanganan banjir sungai Banggai , Sungai Salua , Sungai Poi dan Sungai Mio sudah dalam proses Desain,” ungkapnya.
Dalam pembangunan PAM Pasigala, rencananya akan dipindahkan sumber Airnya sehingga nantinya dapat melayani 9mmAir 0bersih untuk Sigi dan Palu tetapi diharapkan kedepan pengelolaan PAM dapat langsung ditangani Pemerintah Provinsi.
Dia menambahkan di bidang Cipta Karya bahwa penyediaan Huntap oleh PUPR pada tahun ini sudah melakukan pelelangan untuk 1600 Unit Huntap dan oleh Budda Shu Zhi 3000 unit selanjutnya PUPR tahun 2020 akan membangun 7000 unit Huntap.
Adapun mengenai permasalahan yang menghambat dan butuh dukungan bapak Gubernur adalah penyediaan lahan untuk percepatan seluruh infrastruktur yang akan dibangun .

BACA JUGA  Guruku Sayang, Guruku Malang

Gubernur Sulawesi Tengah , Drs. Longki Djanggola, M.Si . mengapresiasi progres pembangunan penanganan bencana pada bidang Infastruktur seluruh progres sudah berjalan baik tapi saat ini ada kendala yang dihadapi agar seluruh pelaksanaan pembangunan dapat berjalan dengan baik.
” Kesiapan lahan yang akan segera dibicarakan dengan Kanwil BPN dan Bupati dan Walikota Palu , dalam waktu tidak terlalu lama diminta realisasi janji BPN dalam hal penyediaan lahan , karena saat ini masyarakat sangat mengharapkan kepastian realisasi Pembangunan Huntap,” jelasnya.
Gubernur Juga menyampaikan bahwa lokasi Likufaksi Balaroa dan Petobo tetap akan dijadikan menjadi Lokasi Memorial Park atau Ruang Terbuka Hijau sesuai dengan keputusan bersama dan terakhir Gubernur mengharapkan agar terus kita pastikan dapat dipercepat seluruh pelaksanaan pemulihan dampak bencana àgar masyarakat yang terdampak dapat segera mendapatkan kepastian. (NP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here