oleh

Program Bangga Kencana BKKBN Diharap Mampu Menurunkan Angka Stunting di Sulteng

Gubernur Sulteng, H. Longki Djanggola saat membuka kegiatan Rakerda Program Bangga Kencana, sebagai program unggulan BKKBN Sulteng.(f-dok. Humas)

SULTENGMEMBANGUN. COM, PALU
– Gubernur Sulawesi Tengah Drs.H.Longki Djanggola,M.Si membuka secara resmi Rapat Koordinasi Daerah Program Bangga Kencana Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah yang dilaksanakan secara virtual hybrid oleh BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah, di Ruang Polibu, Rabu (14/4/2021).

Rakorda Bangga Kencana kali ini mengangkat tema “Melalui Peran Lintas Sektor, Kita Tingkatkan Upaya dan Strategi Dalam Rangka Implementasi Program Bangga Kencana Guna Percepatan Penurunan Stunting di Sulawesi Tengah”.

Kata Gubernur Longki, tema rakorda tahun ini sangat relevan dengan harapan Presiden yang menginginkan agar prevalensi stunting bisa ditekan sampai 14 persen hingga tahun 2024.

“BKKBN memiliki peran yang sangat strategis untuk mewujudkan harapan tersebut melalui sinergitas dan implemetasi Program Bangga Kencana di Sulawesi Tengah,”ucapnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulteng, Dra.Maria Ernawati,MM menambahkan dalam keterbatasan situasi di masa pandemi, BKKBN Sulteng bersama mitra kerja menguraikan beberapa prestasi yang berhasil diraih diantaranya Juara 1 Nasional inovasi terbaik cegah putus pake kontrasepsi.

” Meski masih dalam kondisi pandemi covid 19, namun BKKBN Sulteng mampu menorehkan prestasi terbaik nasional dalaam program cegah putus pakai kontrasepsi. Ini hal yang sangat membanggakan bagi kami, ” ujar Erna.

BACA JUGA  Tambah 1 Lagi, Total PDP Positif Corona di Sulteng Jadi 19 Orang

Kegiatan rakorda Bangga Kencana tingkat provinsi Sulawesi Tengah, dihadiri Kepala BKKBN RI, Dr. (H.C.) dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG(K), Kadis Kesehatan Provinsi Sulteng, Kadis Pengendalian Penduduk dan KB, BPS, BPJS, Mitra Kerja BKKBN, Organisasi Perempuan, Ikatan Penyuluh KB.(*NL)

Komentar

News Feed