Polda Sulteng Siap Amankan Pemilu 2019

0
227

Gabungan personil TNI dan Polri melakukan apel gelar pasukan dalam Operasi dengan sandi Operasi Mantap Brata-2019.(F-hms)

PALU. Sultengmembangun.com – Kepolisian Daerah (Polda) Sulteng dan TNI terus memantapkan latihannya dalam rangka memyambut pelaksanaan Pemilu Legislatif 2019 dan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden yang berlangsung serentak tanggal 17 April 2019.
Latihan ini dilakukan antara lain dalam rangka mengecek kesiapan personil, sarana prasana, kesiap siagaan personil TNI dan Polri termasuk stakeholder lainnya yang secara serentak melaksanakan Apel Gelar Pasukan yang diberi nama Operasi dengan sandi Operasi Mantap Brata-2019, Jumat (22/03/ 2019).
Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata 2019 ini dimaksudkan sebagai kesiapan dalam menghadapi tahapan Kampanye dan Voting Day, yang dilaksanakan di Lapangan Vatulemo Palu, yang melibatkan kekuatan sebanyak 2381 personil dari Polda Sulteng, Polres Palu, Korem 132/TDL, Damkar, Satpol PP, Linmas, Satpam, FPK, Senkom, FKUB, Banser, Menwa, Pramuka dan Da’I Kamtibmas.
Kapolda Sulawesi Tengah Brigjen Pol Drs. Lukman Wahyu Hadiyanto, MSi dan Danrem 132/Tdl Kolonel Inf.Agus Sasmita bertindak sebagai Pimpinan Apel Gelar pasukan Operasi Mantap Brata-2019 yang dihadiri Gubernur Sulawesi Tengah, dan para petinggi daerah yang tergabung dalam Forkompinda Sulteng. Selain itu juga hadir
Pejabat Utama dijajaran Polda Sulteng, Kapolres Palu, Ketua KPU Sulteng, Ketua Bawaslu Sulteng, Walikota Palu, Rektor Universitas Tadulako, Danrem 132 Tadulako, Danlanal Palu, Dan AU Palu, Danyon 711/raksatama Palu, Dandim 1306 Donggala, Danden Pom XIII/2 Palu.
Dalam sambutan tertulis Menko Polhukam pada apel kesiapanTNI-Polri dan Komponen bangsa lainnya dalam rangka Pileg dan Pilpres tahun 2019 menekankan kepada seluruh pasukan agar memahami tugas pengamanan Pemilu Serentak Tahun 2019.
Antara lain menghimbau agar senantiasa dapat menjalin sinergitas antara unsur pemerintah, TNI-Polri, dan seluruh komponen masyarakat guna mewujudkan keamanan dan kelancaran pelaksanaan tugas.
Segera kenali, cari, temukan dan atasi serta netralisir potensi kerawanan agar tidak berkembang dan menggangu penyelenggaraan Pemilu Serentak Tahun 2019. Dengan menindaktegas pihak-pihak yang mencoba mengganggu kelancaran Pemilu Serentak Tahun 2019.
” Babinsa dan Bhabinkamtibmas harus mampu ikut serta menenangkan masyarakat agar tidak resah dengan menyebarnya berita-berita hoax serta menguatnya politik identitas yang dapat menggerus disintegrasi bangsa. Senantiasa berkoordinasi dengan tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda serta tokoh masyarakat untuk memberikan rasa tenang kepada masyarakat sehingga masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya dengan aman,” himbau Menko Polhukam dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kapolda Sulteng di apel gelar Pasukan Operasi Mantap Brata 2019.
Polda Sulawesi Tengah yang diberikan tanggung jawab penuh untuk mengamankan jalannya pesta demokrasi dibantu TNI telah berkomitmen untuk mensukseskan jalan pelaksanaan Pemilu 2019 yang aman, damai dan sejuk di Provinsi Sulawesi Tengah dengan melibatkan kekuatan berjumlah 4.437 personil Polri baik yang ada di Polres sebanyak 3.069 personil maupun personil Polda Sulteng yang akan di BKO kan pengamanan TPS di seluruh wilayah Sulawesi Tengah sebanyak 1.368 personil, serta bantuan TNI berjumlah 4.000 Personil dan Linmas berjumlah 18.382 Orang.
Personil Polri tersebut diatas akan mengamankan 9.189 TPS yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten yang ada di Propinsi Sulawesi Tengah.(nila)
REDAKTUR : NILA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here