oleh

Picu Inflasi, Sejumlah Harga Bahan Makanan Naik Signifikan Jelang Lebaran

Suasana di pasar inpres Manonda, jelang H-3 Lebaran. (F-Nila)

PALU, Sultengmembangun. com – Jelang lebaran Idul Fitri 1440 Hijriyah, Sejumlah harga bahan makanan mengalami kenaikan yang sangasangat signifikan. Termasuk harga bumbu dapur seperti cabe merah, cabe keriting, cabe rawit yang naik sampai lima puluh persen.

Pantauan media ini, Selasa (4/6/2019), pada kedua pasar induk tradisional (PIT) yang ada di Kota Palu yakni PIT Masomba dan PIT Manonda, harga dari beberapa jenis bahan makanan naik signifikan.

Contohnya harga bumbu dapur, seperti cabai merah dari harga Rp23 ribu per kg naik hingga Rp55 ribu per kg, demikian halnya cabai rawit yang tadinya hanya seharga Rp40 ribu per kg naik hingga Rp75 ribu per kg. Sementara itu harga bawang merah masih bertahan pada angka penjualan sebesar Rp60 ribu per kg sedangkan bawang putih rata-rata dipasarkan sebesar Rp70 ribu per kg.

Laris manis, meski harganya mahal stok tetap melimpah. (F-nila)

Menurut Fadilah, salah seorang pedagang sayur di PIT Manonda, kenaikan harga ini dipicu karena faktor musiman, akibat permintaan yang cukup tinggi jelang lebaran idul fitri.

BACA JUGA  Mendagri Himbau Agar Masyarakat Tetap Patuhi Protap Covid 19

” Jangan heran kalau sekarang apa-apa naik, karena permintaan meningkat. Terutama bumbu dapur dan sayuran seperti kol, wortel dan kentang, ” kata Fadilah.

Kenaikan harga jelang lebaran bisa menjadi pemicu inflasi, meskipun beberapa pekan sebelumnya pemerintah daerah provinsi Sulawesi Tengah sudah melakukan operasi pasar murah untuk mengendalikan inflasi.

Namun tak bisa diatasi ketika pada kondisi H-3 lebaran, hampir semuanya mengalami kenaikan harga. Baik itu makanan maupun yang non makanan.

REDAKTUR : NILA

Komentar

News Feed