Pengamanan Natal dan Tahun Baru 2020, Polda Sulteng Kerahkan 3.788 Personel Gabungan

0
91

Wakapolda Sulteng Brigjen Pol Drs Nurwindiyanto, M.M, pimpin apel gelar pasukan untuk pengamanan perayaan Jelang Natal dan Tahun Baru 2020.(F-humas)

PALU, Sultengmembangun. com – Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (Polda Sulteng) laksanakan apel gelar pasukan Operasi Lilin Tinombala 2019, dihalaman Mapolda Sulteng, Rabu Sore (18/12/2019).

Apel gelar pasukan dipimpin oleh Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (Wakapolda Sulteng) Brigjen Pol Drs Nurwindiyanto, M.M yang dihadiri oleh Danrem 132 Tdl Kolonel Inf. Agus Sasmita, para Pejabat Utama Polda Sulteng, unsur Forkopimda Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) serta peserta apel gelar pasukan.

Pada apel tersebut, Wakapolda Sulteng Brigjen Pol Drs. Nurwindiyanto, M.M menegecek kesiapan personel yang terlibat Operasi Lilin Tinombala 2019, gelar pasukan dilaksanankan untuk mengecek kesiapan akhir baik pada aspek personel, sarana prasarana serta keterlibatan unsur terkait TNI dan mitra kamtibmas lainnya.

Sementara itu dalam rangka pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru 2020 di Sulawesi Tengah, Polda Sulteng mengerahkan 3.788 personel gabungan yang terdiri dari Polri 1.739 Personel, TNI 445 Personel dan mitra kamtibmas 1.604 Personel.

BACA JUGA  Stabilisasi Harga Pasar, Pemprov Sulteng Gelar Pasar Murah

Selain menerjunkan personel pihaknya juga menyiapkan 57 pos pengamanan serta 23 pos pelayanan masyarakat di sejumlah wilayah di Sulawesi Tengah.

Pada kesempatan itu, Wakapolda Sulteng mengecek kesiapan personel dan langsung menyematkan pita operasi sebagai tanda dimulainya Operasi Lilin Tinombala 2019 kepada perwakilan personel TNI, Polri dan Dinas Perhubungan dan Satpol PP.

Dalam amanat Kapolri yang dibacakan oleh Wakapolda Sulteng Brigjen Pol Drs. Nurwindiyanto, M.M menyatakan beberapa penekanan untuk dipedomani, antara lain
tetap menjaga kesehatan serta niatkan setiap pelaksanaan tugas sebagai ibadah kepada Tuhan YME.

Kedua, pastikan setiap personel hadir sesuai plotting serta paham terhadap tugas dan tanggung jawabnya;

Ketiga, lakukan deteksi dini dengan memetakan titik-titk kerawanan secara tepat dan optimalkan penggalangan untuk mencegah aksi yang meresahkan masyarakat;

Keempat, laksanakan pengamanan secara profesional dan humanis, berikan pelayanan terbaik, serta tingkatkan kewaspadaan pengamanan melalui penerapan buddy system;

Kelima, mantapkan kerja sama, sinergi, dan soliditas para pihak yang terlibat demi keberhasilan pelaksanaan operasi.

BACA JUGA  Gubernur Harapkan Peran Pengurus FKUB Sulteng Dalam Menjaga Kerukunan Umat

” Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala Tuhan yang maha kuasa, senantiasa memberikan perlindungan, kekuatan dan keselamatan kepada kita dalam melanjutkan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa dan negara dalam bingkai persatuan dan kedamaian, “tutupnya.(NP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here