Penangkapan Sabu Seberat 25 Kg Jadi Kado Terindah Jelang HUT Bhayangkara ke 74

0
150

Kapolda Sulteng Irjen Pol Syafril Nursal (tengah) didampingi Dirnarkoba Kombes Pol. Aman Guntoro (kiri) dan (kanan) Kombes Pol Didik Supranoto, Kabid Humas Polda Sulteng, di acara jumpa pers pengungkapan kasus sabu seberat 25 kg. Jumpa pers berlangsung di Ruang Lobi di Mapolda Sulteng.(F-ist)

PALU, Sultengmembangun. com –
Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (Sulteng) Irjen Pol Syafril Nursal merilis kasus penangkapan narkotika jenis sabu sebanyak 25 kg yang dibawa masuk ke wilayah Kota Palu, pada Minggu (28/6/2020) malam. Dan para pelakunya terancam hukuman mati.
Demikian kata Kapolda Sulteng, Irjen Pol Syafril Nursal pada jumpa pers, Selasa (30/6/2020), di ruang loby Mapolda Sulteng.

Kapolda menyebutkan dua pelaku inisial R alias O (36) warga Palu dan M (38) warga Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, yang diamankan dalam pengungkapan kasus sabu sebanyak 25 kilogram yang diduga dikendalikan oleh salah satu bandar narkoba yang ada di Kota Palu, Sulawesi Tengah, yang saat ini berada di Negara Malaysia.

“ Diduga sabu-sabu yang ditangkap kali ini, adalah jaringan dari Malaysia yang dikendalikan oleh warga Palu inisial S. Dan S ini adalah salah seorang napi yang melarikan diri dari penjara pada kejadian gempa tahun 2018 lalu, dan saat ini keberadaan S ada di Malaysia,” ungkapnya.

Dia menambahkan bahwa S ini dipenjara karena kasus narkoba yang ditangkap tahun 2018, dengan hukuman 16 tahun penjara.

BACA JUGA  Keracunan Makanan, Bukti Pemerintah MisKoordinasi Tangani Pengungsi

“Kasus ini sementara dikembangkan, kemana barang narkoba ini rencana akan diedarkan dan siapa saja yang terlibat. Ya, kasunya masih dalam pengembangan dan kami terus berupaya untuk bisa membongkar jaringan penjualan sabu yang cukup besar ini, ” tandas Kapolda Irjen Pol Syafril.

Sebelumnya diketahui bahwa narkotika jenis sabu sebanyak 25 kg ini, berhasil digagalkaj oleh timsus Ditnarkoba Polda Sulawesi Tengah. Yang mana pada saat itu tepatnya pada Minggu (28/6/2020) malam, Pelaku ditangkap saat melintas di pos pemeriksaan gugus tugas COVID-19 di wilayah Pantoloan, Kota Palu. Sabu tersebut dimuat di satu unit mobil jenis Hartop warna putih yang dikemudikan inisial O (36).

Setelah diperiksa, di dalam mobil tersebut, polisi menemukan barang yang diduga narkoba jenis sabu yang dalam posisi sudah dibungkus atau sudah di paket-paket dalam kantongan plastik yang di isi dalam dua karung.

” Ada 25 paket sabu yang sudah diperpak dalam kantongan plastik bening. Diperkirakan setiap bungkus berisi sabu dengan masing-masing berat 1 kg per paket. Bisa dikatakan bahwa ini penangkapan sabu yang terbesar selama 2020 dengan jaringan kuat dari Malaysia, ” pungkasnya. (*nila)

BACA JUGA  Polda Sulteng Gelar Bhaksos Kesehatan Operasi Bibir Sumbing

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here