oleh

Pemprov Sulteng Bakal Gelar Mudik Gratis Jelang Natal 2018 dan Menyongsong Tahun Baru 2019

Plt kadis Perhubungan Provinsi Sulteng, Fahruddin, ST, M.Si
PALU – Pemerintah Provinsi ( Pemprov) Sulawesi Tengah ( Sulteng) melalui Dinas Perhubungan provinsi Sulteng bakal menggelar mudik gratis menjelang natal 2018 dan menyongsong tahun baru 2019.
PLT Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sulteng, Fahruddin menuturkan tujuan diselenggarakannya mudik gratis ini selain sebagai tempat silaturahmi dengan masyarakat juga bisa berbagi bersama masyarakat agar mudik ke kampung halaman warga merasa aman dan nyaman terpenting semua warga yang ikut mudik gratis sampai ditujuan dengan selamat.
“ Kita harapkan mudik yang dilakukan ini membuat masyarakat bisa pulang kampung tanpa beban kuatir ada yang tak bisa ke kampung halamannya karena terkendala transportasi sehingga kami menyiapkan itu. Selain itu agar keselamatan diperjalanan bisa dijamin sebab semua armada yang berangkat harus di cek up kelayakannya dulu,” terang Fahruddin saat ditemui di kantornya, Kamis ( 6/12/2018)
Sementara kepala seksi sarana perhubungan dan perkeretaapian Dishub provinsi Sulteng, I Made Sudita mengatakan pihaknya mulai hari ini, pendaftran dibuka dari tanggal 6 – 19 Desember 2018 sebab akan dilepas di halaman kantor pemprov Sulteng oleh Gubernur Sulteng pada tanggal 20 Desember 2018 mendatang.
Lanjut I Made, Kali ini kursi terbatas untuk sementara kuota yang disiapkan masih minim yakni
256 kursi.
“ Kami juga masih menanti partisipasinya pihak Perbankan utamanya Bank Sulteng (BPD) mungkin jika ada partisipasi itu bisa bertambah kuota kursinya lagi,” terang I Made Sudita
Adapun tujuan rute mudik gratis yang dilaksanakan tahun ini seperti tahun sebelumnya. Hanya bertambah satu rute saja yakni Palu – Tentena. Rute sebelumnya antara lain palu – poso. Palu – Ampana. Palu – Banggai, Banggai Laut, Banggai Kepulauan, Palu – Morowali dan Morut, Tolitoli- Buol.
Sebelum pemberangkatan tepatnya tanggal 20 Desember 2018 bakal dilakukan dulu pemeriksaan cek up kendaraan mulai dari cek up penumpang dan pemengumdi bekerjasama dengan pihak jasa rahaja.
“ Nantinya PO yang terlibat itu harus memiliki izin kendaraan lengkap dan kendaraan yang dianggap representarif ,” jelas I Made.
REDAKTUR : NILA

BACA JUGA  Rapat Terbatas dengan BNPB, Gubernur Minta Dipercepat Proses Pembayaran Dana Stimulan & Dana Santunan Duka

Komentar

News Feed