oleh

Pemprov NAD Bantu Pembangunan Masjid Jami Nurul Hasanah Pengawu di Kota Palu

Prosesi peletakan batu pertama untuk pembangunan masjid Jami Nurul Hasanah Kelurahan Pengawu, Kota Palu. Sebelumnya para tamu dari Nangro Aceh Darrusalam disambut secara adat kaili.(F-hmsprov)

PALU, Sultengmembangun.com – Pemerintah Nangro Aceh Darusallam (NAD) memberikan dukungannya terhadap masyarakat Sulteng pasca bencana yang terjadi di Padagimo, 29 September 2018. Dan dukungan itu diberikan dalam bentuk bantuan untuk pembangunan Masjid Jami Nurul Hasanah di Kelurahan Pengawu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).
Masjid yang berukuran 20×20 meter itu mulai dibangun kembali dengan menggunakan dana bantuan dari pemda Nangro Aceh Darussalam (NAD), yang hari ini ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Plt Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah didampingi Bupati Kabupaten Pidi Provinsi Aceh, Bupati Bener Meriah Provinsi Aceh, Wali Kota Sabang Provinsi Aceh, bersama Sekertaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah Drs.Moh Hidayat dan Asisten I Bidang Pemerintahan, Kesra Kota Palu yang mewakili Walikota Palu.
Sekda Provinsi Sulawesi Tengah Drs.Moh Hidayat mewakili Gubernur Sulteng menyampaikan terimakasihnya atas kunjungan Plt Gubernur Aceh beserta rombongan di Bumi Tadulako Palu, Sulawesi Tengah.
“Kami dan seluruh masyarakat Sulawesi Tengah selalu terbuka dan senang hati menerima kunjungan saudara-saudaranya, baik yang datang dari Aceh maupun dari berbagai daerah lainnya di luar Sulteng.
“Kami berharap semoga pembangunan masjid ini, kiranya selalu mengacu pada pedoman ketentuan PU-PR tentang bagaimana mempersiapkan bangunan yang kokoh dan tahan terhadap gempa, sebab bukan gempa yang kita takut. akan tetapi bangunannya, jangan sampai rubuh menimpa Jamaah didalamnya,” ujar Hidayat sembari menambahkan agar keberadaan Masjid ini dapat difungsikan sebagai tempat untuk memakmurkan umat dan menjadi pusat pendidikan serta kajian Islami untuk mencetak umat yang bertakwa dan berakhlakul karimah, yang gilirannya sanggup membangun kembali Daerah, memajukan bangsa dan memajukan umat Islam pada khususnya.
Pada kesempatan yang sama, Plt Gubernur Aceh menambahkan bahwasanya masjid yang akan dibangun ini sepenuhnya menggunakan dana yang dihimpun dari jajaran pemerintah dan masyarakat Aceh yang nilainya mencapai Rp 3,3 miliar, dan bangunan masjid ini nantinya akan menggunakan material beton pada bagian bawah dan secara dominan keseluruhan akan menggunakan material kayu.
Dengan pertimbangan kondisi wilayah Sulawesi Tengah ini terletak di kawasan rawan bencana atau yang lebih di kenal dengan istilah ring of fire (cincin api) meski demikian kita tidak perlu trauma dengan kondisi ini.
Sebaliknya kita harus menyikapinya dengan cara bijaksana melalui peningkatan pengetahuan di bidang kebencanaan, memperluas wawasan kita tentang metigasi bencana dengan demikian kita tau cara-cara efektif dalam menyikapi bencana, menanggulanginya sehingga efek kerugian dari bencana tersebut dapat diminimalisir.terangnya.
Plt.Gubernur Aceh juga berharap, pembangunan Masjid ini bisa selesai pada waktunya dan mudah mudahan tidak memakan waktu terlalu lama agar segera bisa dimanfaatkan oleh masyarakat, khususnya masyarakat yang berada Kelurahan Pengawu dan kota Palu pada umumnya.*(hmsprov sulteng)
REDAKTUR : NILAWATI

BACA JUGA  Harga 5 Kelompok Bahan Makanan ini Jadi Pendongkrak Inflasi di Palu

Komentar

News Feed