Pemberdayaan Keluarga Harus Dimantapkan Sejak Dini

0
233

Ruwayah, MM, Kabid KSPK BKKBN Sulteng.

PALU, Sultengmembangun. com
– Pemberdayaan keluarga sebagai bentuk pendidikan non formal, BKKBN memiliki peranan dalam pemberdayaan keluarga dengan tujuan dapat melahirkan keluarga yang maju, mandiri dan berdaya saing, yang siap menghadapi tantangan bonus demografi. Sejalan dengan visi misi pemerintah daerah provinsi Sulawesi Tengah, yang maju, mandiri dan berdaya saing. Demikian inti sambutan Plt Kepala BKKBN Sulteng, yang diwakili Plh. Kabid KSPK, Ruwayah, MM pada sosialisasi materi dan media KIE proyek prioritas nasional tingkat Provinsi Sulawesi Tengah, yang berlangsung di salah satu hotel di Palu, kemarin.

Dalam program pemberdayaan keluarga, BKKBN memiliki program unggulan yakni Program Bina Keluarga Balita (BKB) yang selama ini dilakukan melalui promosi Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE), yaitu program pengasuhan 1000 hari pertama kehidupan (Sejak kehamilan hingga anak berusia 2 tahun).

Dijelaskan, tujuan dari program ini meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan kesadaran ibu beserta anggota keluarga lainnya yang menjadi anggota kelompok dalam membina tumbuh kembangnya balitanya melalui rangsangan fisik, motorik, kecerdasan, sosial, emosional serta moral yang berlangsung dalam proses interaksi antara ibu dan anggota kelompok keluarga lainnya.

BACA JUGA  Dukungan & Peran Pemda dalam Mensinergikan Program KKBPK di Daerah

” Program BKB akan berjalan dengan baik jika mendapat dukungan dan komitmen dari pemangku kepentingan dan masyarakat akan pentingnya penyiapan kualitas SDM sejak usia dini,” tandas Ruwayah berharap kepada semua peserta untuk mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama kegiatan ini agar program ini bisa memberikan dampak positip bagi pembangunan.

Karena itu, menjadi tanggung jawab kita semua terutama bagi para orang tua agar lebih fokus dalam menyiapkan pembangunan SDM kedepan. (NP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here