oleh

Pelestarian Budaya, Komunitas Sopu Maliuntinuvu Desa Loru Gelar Lomba Sumpit

Perlombaan sumpit yang mulai digelar semalam oleh Komunitas Sopu Maliuntinuvu Desa Loru melibatkan 50 peserta dan 9 orang peserta dari kelompok anak-anak.(F-dok.ist)

SULTENGMEMBANGUN.COM, SIGI –
Sumpit adalah senjata yang pembuatannya merupakan keterampilan warisan turun temurun. Dan untuk menjaga kelestariannya, masyarakat adat di Desa Loru terus mengajarkan para anak muda atau kalangan remaja untuk senantiasa mengasah diri belajar menyumpit dengan baik. Bahkan masyarakat desa Loru mengadakan Perlombaan Sumpit.

Sampai saat ini, Sumpit masih sangat lekat dengan kebudayaan di Tanah Kaili. Konon kisahnya, di jaman dahulu, sumpit dipergunakan masyarakat suku di Tanah Kaili sebagai salah satu senjata untuk berburu dan berperang. Jadi tak heran jika masyarakat desa Loru terus mengajarkan generasinya untuk harus bisa menyumpit dengan tepat.

Perlombaan sumpit, yang digelar mulai berlangsung dari tanggal 2 – 3 juli 2022, merupakan inisiasi dari pemerintah desa Loru dan Komunitas Sopu Maliuntinuvu Desa Loru yang kemudian didukung oleh
Sigifarm Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan di Halaman kantor desa Loru.

BACA JUGA  Proyek Peningkatan Tata Air Tambak Diapresiasi Masyarakat

Perlombaan Sumpit yang dilaksanakan selama dua hari ini, menjadi ajang melestarikan sumpit kepada generasi muda di Tanah Kaili agar bagaimana Sumpit ini bisa menjadi salah satu cabang olahraga karena itu jangan sampai tergerus oleh perkembangan zaman.

Asnawir selaku Ketua Panitia lomba Sumpit menyampaikan terima kasihnya kepada Pemerintah Desa Loru, Kabupaten Sigi yang telah mendukung terlaksananya kegiatan lomba Sumpit, yang pertama kalinya dilakukan di daerah ini.

Berharap melalui ajang ini agar para generasi muda kedepan bisa lebih
piawai dalam menggunakan sumpit.

” Selain tujuannya untuk pelestarian budaya, sumpit ini diharapkan dapat menjadi salah satu bagian dari olahraga terutama dikalangan generasi muda sehingga bisa disediakan tempat khusus untuk latihan sumpit ,” ujat Asnawir. Sabtu Malam (02/07/2022)

Sementara itu, Agus Prianto dari Pemerintah Desa Loru mengapresiasi kegiatan lomba Sumpit yang diselenggarakan oleh Komunitas Sopu Maliuntinuvu Desa Loru dalam rangka menyambut Idul Adha 1443 Hijriyah.

” Kami dari Pemdes Loru sangat mendukung kegiatan Lomba Sumpit ini dan semoga tetap terjaga pelestariannya,” kata Agus Prianto.

BACA JUGA  Ditengah Mewabahnya Pandemi Covid 19, Pelayanan KB Tetap Dimaksimalkan

Lomba Sumpit ini diikuti oleh 50 orang peserta ditambah 9 orang peserta dari Kelompon Anak-anak. (nil)

Komentar