Pegawai BKKBN harus Bisa Berperan Sebagai Humas

0
250

Yunus Patriawan Noya, Pakar komunikasi publik dari Pusat, sebagai pemateri tunggal pada kegiatan pembinaan kehumasan bagi seluruh pegawai BKKBN Sulteng. (F-nila)

PALU, Sultengmembangun. com – Untuk melahirkan SDM yang berkualitas khususnya di bidang kehumasan, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulteng mengadakan pembinaan kehumasan yang biasa dikenal dengan istilah peningkatan kapasitas Government Publik Relation (GPR) atau biasa disingkat Publik Relation (PR).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Tenny C. Soriton, Plt Kepala Perwakilan BKKBN Sulteng, di Bapelkes Sulteng, Selasa (17/6/2019).

GPR ini merupakan ujung tombak pengelolaan informasi program/kegiatan yang ada disetiap instansi/lembaga.

Perannya sangat strategis sehingga orang-orang atau SDM yang berada dibidang kehumasan ini harus komunikatif, lincah dan fleksibel dalam mengolah informasi yang tujuannya dapat membangun opini masyarakat agar masyarakat berpandangan positif terhadap kinerja sebuah instansi/lembaga khususnya di BKKBN. Dan tentunya informasi yang disampaikan harus cepat, akuraakurat dan bermanfaat.

Khusus di BKKBN Sulteng, kata Tenny, GPR ini harus mampu mendorong partisipasi masyarakat dalam mensukseskan program kependudukan, KB dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) yang hasilnya dapat dinikmati oleh publik.

BACA JUGA  Polda Sulteng Amankan 4 Tersangka Penambang Ilegal di Dongi-dongi

“Makanya itu GPR BKKBN harus menguasai teknologi informasi dan komunikasi termasuk harus menguasai media sosial sehingga dapat mengetahui kebutuhan publik dan senantiasa bisa bersinergi dengan pers,” tandasnya.

Hadir pada kesempatan itu,
Yunus Patriawan Noya selaku pemateri dalam kegiatan pembinaan kehumasan di BKKBN Sulteng kali ini, menekankan kepada seluruh pegawai BKKBN Sulteng untuk bisa menjalankan fungsinya sebagai GPR, yang harus mampu mengamankan kebijakan lembaga, memberikan pelayanan, menyebarluaskan informasi serta mampuq mengedukasi masyarakat tentang program KKBPK guna mewujudkan keluarga kecil, bahagia dan sejahtera.

Sejalan dengan hal itu, kata Yunus P Noya, yang juga sebagai Praktisi Komunikasi, BKKBN memiliki tugas utama yaitu melaksanakan fungsi kehumasannya (advokasi, komunikasi, informasi, dan edukasi).

Tujuannya adalah membentuk citra positif BKKBN, membangun dan mengembangkan jejaring kemitraan dan membangun kepercayaan (Trust) sesuai visi BKKBN yaitu menjadi lembaga yang handal dan dipercaya dalam mewujudkan penduduk tumbuh seimbang dan keluarga berkualitas melalui program KKBPK.

“Dengan membangun trust maka program KKBPK dapat diterima dan dilaksanakan oleh masyarakat,” jelasnya. (Nila)

BACA JUGA  Gaet Kaum Milenial, Nofel Siap Bertarung di Pilgub Sulteng 2020

REDAKTUR : NL

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here