PDP Covid 19 Sulteng yang Meninggal Saat ini, Berjumlah 5 Orang.

0
32

dr. Jumriani
PALU, Sultengmembangun. com – Kasus meninggalnya Pasien PDP Covid -19, di Sulawesi Tengah pada 22 Juni 2020, turut menambah jumlah data Pasien Meninggal akibat Covid -19 direkapan data covid untuk Sulteng menjadi 5 Orang.

Demikian disampaikan dr. Jumriani selaku juru bicara covid 19 Sulteng pada Jumat (26/6/2020).

Dijelaskan, Pasien PDP tersebut tidak pernah ada riwayat kontak dengan Pasien Positip Covid-19. tetapi Pasien tersebut punya usaha dagang ecera. Karena itu, saat ini Dinkes masih melakukan Tracking terhadap kasus tersebut.

” Dengan kasus ini menggambarkan kepada kita semua bahwa OTG ada dimana mana sehingga kita haruslebih waspada,” kata Jumriati.

Lebih jauh dr. Jumriani menyampaikan terkait hasil investigasi yang menyebutkab almarhum sesuai KTP beliau beralamat di Bungi. Dan diagnosa awal pasien hasilnya Klinis Hypertropiorostat dan selanjutnya dirawat di RSUD Morowali per tanggal , 17 Juni 2020.

Selanjutnya Almarhum dirawat di ruangan Perawatan Asoka dan dilakukan Rapid Diagnosa Tes dengan hasil *Non Reaktip* dan seterusnya tanggal 20 Juni 2020 Almarhum dirujuk di RS. Wahidin Sudirohusodo Makassar . Namun karena alasan keterbatasan sarana dan Prasarana untuk bedah Urologi ( Hypertropirostat ) di RSUD Morowali maka Pasien ( Almarhum ) per tanggal 21 Juni tiba di RSm Wahidin dan langsung dilakukan CT Scan dan ditetapkan sebagai PDP.

BACA JUGA  Sekprov : Mulai Pekan ini Seluruh Warga Kota Palu Harus Melakukan Rapid Tes

Kemudian per tanggal 22 Juni 2020 , Almarhum menghembuskan nafas terakhir , dan langsung dilakukan Swab. Lalu pada 23 Juni 2020 , hasil Swab Almarhum dinyatakan Positip Covid-19 oleh Tim Gugus Covid -19 RS. Wahidin Sudirohusodo Makassar.

Dan berdasarkan Penyelidikan Epidemiologi Tim Covid -19 menyebutkan bahwa Almarhum tidak memiliki riwayat perjalanan keluar daerah  maupun riwayat kontak dengan yang terkonfirmasi Positip.

Sehingga Dinkes Provinsi Sulteng dan Kab. Morowali melakukan Tracking terhadap kasus tersebut .

” Kondisi ini kiranya menjadi perhatian bersama agar kita terus patuh terhadap ketentuan SOP Kesehatan Covid-19,” himbau dr.Jumriani selaku juru Bicara Teknis bidang Kesehatan Covid -19 Provinsi Sulteng/ Pusdatina Covid-19 Sulteng.(nila)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here