oleh

OPD di Jajaran Pemprov Sulteng Dihimbau Dukung Pemulihan Kondisi Pasca Bencana

-Palu-5 views

PALU – Sepanjang tahun 2018 ini, hingga di triwulan IV, tercatat hanya ada enam (6) Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang masuk dalam grade hijau atau posisi aman dalam merealisasikan anggarannya sesuai peruntukannya, tepat guna dan tepat waktu. Sementara masih sebagian besar OPD lainnya di jajaran Pemprov Sulteng yang masih harus kejar target hingga bisa masuk posisi aman (grade hijau). Dan kepada OPD dimaksud diharapkan untuk segera melaksanakan programnya sebelum akhir tahun, tandas Hidayat Lamakarate, Sekdaprov Sulteng saat memimpin rapat pra rapim tepra, pada Jumat pekan lalu, bertempat di Aula kantor Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Sulawesi Tengah. Dalam rapat tersebut, Sekdaprov Hidayat menyebutkan nama keenam OPD yang masuk dalam grade hijau yaitu Disperkintam, Satpol PP, DPRD Provinsi, Dinas Kehutanan, Dinas Koperasi dan UKM serta Discikasda. Rapat pra rapim tepra ini dimaksudkan untuk mengevaluasi dan mengawasi realisasi APBD per 14 November 2018. “Rapat kali ini sebagai bentuk monitoring terhadap semua OPD sudah sejauhmana realisasi anggarannya,” tandas Hidayat didampingi Kepala Biro Pembangunan dan SDA, Silsia. Pada rapat tersebut, Silsia juga menegaskan bajwa rapat pra rapim tepra ini adalah rapat evaluasi berbasis aplikasi sistem monitoring dalam rangka menghimpun permasalahan terkait realisasi anggaran yang selama ini dilaporkan secara online melalui aplikasi Simontep sebagai aplikasi online membuat data, rencana strategis, program, kegiatan, sub kegiatan, belanja dan target. Sekaitan dengan hal itu, Sekdaprov Sulteng Hidayat mengharapkan kepada seluruh OPD agar kiranya dapat mengatur anggarannya sebaik mungkin dalam dukungannya terhadap pemulihan kondisi pasca bencana di Sulteng. “Saya kira ini juga perlu kita porsikan dalam anggaran dalam rangka pemulihan kondisi di Kota Palu, Sigi dan Donggala. Dan ini menjadi tugas Kasub Perencanaan dan Keuangan, yang memiliki peranan penting dalam mengatur anggaran agar tepat guna dan tepat waktu serta dapat terealisasi dengan baik,” pungkasnya.(Nila)

BACA JUGA  Melambung Tinggi, Harga Bawang Putih di Palu Tembus Rp100 Ribu / kg

Komentar

News Feed