Muskerprov PMI Sulteng Utamakan Sinergitas Program

0
145

PMI Sulteng melaksanakan musyawarah kerja provinsi yang dibuka secara resmi oleh Sekdaprov Sulteng, Dr. Hidayat Lamakarate, MSi yang juga adalah ketua PMI Sulteng. (F-hms)

PALU, Sultengmembangun.com – Pasca bencana di Sulteng, Peran Palang Merah Indonesia (PMI) Sulawesi Tengah semakin pro aktif dalam memberikan dukungan terhadap masyarakat Sulteng di sejumlah daerah yang terdampak bencana.
Dalam perannya ini, PMI Sulteng tetap mengedepankan 7 Prinsip dasar gerakan palang merah indonesia. Hal ini dikatakan Sekretaris Daerah Provinsi Dr. Moh. Hidayat, M.Si, saat membuka Musyawarah Kerja Provinsi (Muskerprov) PMI Sulteng yang bertemakan musyawarah adalah kebersamaan dalam kemanusiaan,” jelasnya, Senin (25/3/2019), bertempat di Hotel Rama Garden Palu.
Adapun ketujuh prinsip dasar dimaksud, antara lain adalah kemanusiaan, kesamaan, kenetralan, kemandirian, kesukarelaan, kesatuan dan kesemestaan.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada para relawan yang sangat proaktif mendarma baktikan diri terhadap kemanusiaan lewat PMI,” ujar Hidayat, selaku Ketua PMI Sulteng.
Hidayat menekankan kepada seluruh kepengurusan dan keanggotaan PMI Sulteng
agar mengurus organisasi ini dengan baik, menyusun dan merumuskan program kerjanya agar lebih memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Saya harap di muskerprov PMI Sulteng tahun 2019 ini, kepengurusan PMI dapat menyampaikan laporan kinerjanya selama setahun (program kerja di tahun 2018-red), untuk dievaluasi, ” tandanya.
Mengingat keterbatasan anggaran PMI, ini juga menjadi pertimbangan bagi pengurus PMI sehingga dapat mensinergikannya dengan program kerja PMI di tahun anggaran 2019 ini.
“Manfaatkanlah potensi CSR dari sejumlah perusahaan dan integrasikanlah dengan program PMI,” himbaunya.
Perlu menjadi perhatian bahwasanya pada pelayanan UDD (Unit Donor Darah), ini juga menjadi salah satu tantangan diPihak PMI Sulteng, agar kiranya dapat memastikan kebutuhan darah yang harus siap setiap saat.
“Ketika dibutuhkan, stok darah harus selalu ada, ” kata Hidayat sembari menambahkan bahwa status UDD PMI Sulteng naik peringkat menjadi unit transfusi regional.
Pada kesempatan yang sama, Ketua PMI Pusat yang diwakili Ketua Bidang PMR dan Relawan, Muhamad Muas menekankan musyawarah kerja ini dilakukan untuk mempertanggung jawabkan tugas PMI dan kemitraan dan pihak-pihak lain.
“Selamat atas pelaksanaan muskerprov PMI Sulteng yang mestinya tahun lalu tapi tertunda akibat gempa,” singkatnya.
Selaku ketua panitia Muskerprov PMI Sulteng, Hardi, S.Pd, M.Pd menyampaikan bahwa muskerprov PMI Sulteng berlangsung selama dua hari dengan beberapa agenda, diantaranya tentang mekanisme pengelolaan APBD hibah untuk kegiatan PMI.
Adapun para peserta musyawarah kerja provinsi kali ini sebanyak 50 orang berasal dari PMI kabupaten/kota, PMI provinsi, dan para mitra PMI.(cr5)
REDAKTUR : NILA

BACA JUGA  Pertama di Sulteng, Galeri Investasi Syariah Hadir di Kampus IAIN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here