oleh

Meski Melambat, Pertumbuhan Ekonomi Sulteng Triwulan IV 2018 Diatas Nasional

Kepala BPS Sulteng, Ir.Faizal Amwar,MT merilis data pertumbuhan ekonomi.(F-nila)
PALU, Sultengmembangun.com – Perekonomian Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2018 yang diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB)
atas dasar harga berlaku mencapai Rp150,64 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp103,62 triliun.
Kepala BPS Sulteng, Ir.Faizal Anwar, MT menyebutkan ekonomi Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2018 secara (c-to-c) tumbuh 6,30 persen, sedikit melambat dibandingkan tahun 2017 sebesar 7,10 persen. ” Pertumbuhan ekonomi sulteng masih diatas angka pertumbuhan ekonomi nasional. Artinya pertumbuhan ekonomi sulteng walau sedikit melambat namun masih lebih baik dibanding pertumbuhan ekonomi secara nasional,” paparnya.
Dijelaskannya, Jika dilihat dari sisi produksi, pertumbuhan ekonomi Sulteng yang paling tertinggi disumbangkan oleh
Pertumbuhan pada lapangan usaha Administrasi Pemerintahan,
Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib sebesar 10,37 persen. Sedangkan dari
sisi pengeluaran pertumbuhan tertinggi dicapai oleh komponen impor barang dan jasa sebesar 125,41 persen.
Ekonomi Sulawesi Tengah triwulan IV tahun 2018 bila dibandingkan triwulan IV tahun 2017 (y-on-y) tumbuh sebesar 5,37 persen lebih lambat bila dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 9,12 persen. Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh lapangan usaha
Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial sebesar 18,05 persen. Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh
komponen impor barang dan jasa sebesar 175,92 persen.
Secara rinci dijelaskan, Ekonomi Provinsi Sulawesi Tengah triwulan IV tahun 2018 dibandingkan triwulan sebelumnya (q-to-q) mengalami pertumbuhan sebesar 0,55 persen.
Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi
dicapai oleh lapangan usaha Konstruksi sebesar 15,95 persen. Dari sisi pengeluaran,
pertumbuhan tertinggi dicapai oleh komponen impor barang dan jasa sebesar 223,82 persen.
Namun secara spasial, pertumbuhan ekonomi wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua tahun 2018 tumbuh
sebesar 6,75 persen (c-to-c) dengan pertumbuhan tertinggi di Provinsi Maluku Utara yang tumbuh 7,92 persen
Pertumbuhan Ekonomi Tahun 2018 (c-to-c)
Ekonomi Sulawesi Tengah tahun 2018 dibandingkan tahun 2017 (c-to-c) tumbuh 6,30 persen.
Pertumbuhan terjadi pada semua lapangan usaha dengan pertumbuhan tertinggi pada lapangan usaha Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib, yaitu sebesar 10,37 persen.
Pertumbuhan yang cukup tinggi juga terjadi pada lapangan usaha Industri Pengolahan, serta Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial, masing-masing tumbuh sebesar 9,77 persen dan 9,42 persen.
Bila dilihat dari sumber pertumbuhannya, ekonomi Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2018 (c-to-c) yang sebesar 6,30 persen tersebut paling besar disumbang oleh lapangan usaha Pertanian,
Kehutanan, dan Perikanan sebesar 1,25 persen, diikuti lapangan usaha Industri Pengolahan sebesar 1,22 persen, dan lapangan usaha Pertambangan dan Penggalian sebesar 1,10 persen. Sedangkan untuk sektor Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib berkontribusi sebesar 0,59 persen, dan lapangan usaha lainnya memiliki andil sebesar 2,15 persen terhadap pertumbuhan ekonomi yang tercipta.
Struktur perekonomian Provinsi Sulawesi Tengah menurut lapangan usaha tahun 2018 masih didominasi oleh empat lapangan usaha utama yaitu Pertanian, Kehutanan dan Perikanan (27,73 persen); Pertambangan dan Penggalian (13,44 persen); Industri Pengolahan (12,60 persen), serta
Konstruksi (12,47 persen).(*Nila)
REDAKTUR : NILAWATI

BACA JUGA  Kapolda Sulteng Himbau Masyarakat untuk Pasang Bendera Merah Putih di Momen HUT RI ke -74

Komentar

News Feed