oleh

Menghargai Jasa Pahlawan Daerah, Gubernur Hantarkan Jenazah Alm. Yahya Patiro ke Peristirahatan Terakhir.

Upacara pelepasan jenazah Alm.Yahya Patiri

PALU, Sultengmembangun.com –
Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah, Drs. H. Longki Djanggola, M.Si secara resmi melepas jenazah Almarhum Yahya Patiro, SH. MTH keperistirahatannya yang terakhir melalui upacara pelepasan oleh Tim korpri Pemda provinsi Sulawesi Tengah, Selasa, 27 Oktober 2020. Upacara pelepasan jenazah dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan .

Gubernur menyampaikan duka yang mendalam dan berkabung atas berpulangnya orangtua yang sangat dikasihi dan sayangi, Almarhum Bapak Yahya Patiro, SH. MTH

“Dalam catatan kami, almarhum merupakan salah satu putera terbaik daerah yang turut berjasa dalam perjuangan pembentukan Provinsi Sulawesi Tengah, selain itu dalam karir kepegawaiannya, Almarhum pernah mengisi beberapa jabatan penting di daerah, yaitu sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Poso selama kurang lebih 8 tahun, pembantu gubernur wilayah barat Sulawesi Tengah pada tahun 1999 dan setelahnya, menjabat sebagai Asisten Administrasi Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Tengah pada tahun 2000,” ungkap Gubernur dalam nuansa duka.

Bahkan setelah purnabakti pada 2002, aktivitas yang kemudian Almarhum geluti juga tidak pernah jauh dari urusan pemerintahan dan pengabdian, yaitu sebagai anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah periode 2004 dan sebagian besar waktunya juga dicurahkan untuk melayani jemaat dengan aktif dalam organisasi sinode gereja kristen Sulawesi Tengah.

” Atas nama pribadi dan pemerintah daerah Provinsi Sulawesi Tengah, kami menyampaikan rasa duka dan bela sungkawa sedalam-dalamnya atas kepergian almarhum. Meski kita tahu bahwa ini merupakan pergumulan berat saat melepaskan kepergian orang yang paling berharga dalam kehidupan, untuk kembali kepangkuan Tuhan Sang Maha Pencipta,” kata Gubernur.

BACA JUGA  Sinergi Program OPD dalam Upaya Menurunkan Angka Kemiskinan

Walaupun anggota keluarga masih menaruh harapan yang besar atas kehadiran Almarhum, tapi sayangnya keinginan itu tidak cukup menggoyahkan kehendak Tuhan, yang telah menjemput Almarhum dengan kabar suka cita bahwa jiwanya akan dikumpulkan bersama para hamba yang lain, yang sudah menanti di sana, di mana keabadian, dan kebahagiaan menjadi jawaban hakiki atas segala amalan ketaatan dan kebaikan yang telah diperbuat Almarhum selama mengabdi di dunia.

Untuk itu Gubernur meminta agar mengantar kepergian Almarhum, orangtua yang kita sayangi dengan jalan mendoakan, dengan harapan Almarhum senantiasa dimudahkan dan ditentramkan dalam peristirahatan yang abadi, serta semoga segala amalannya, menjadi keutamaan yang diterima di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa dan kepada keluarga yang ditinggal semoga diberi penghiburan dan lindungan agar dapat segera bangkit dari ujian, sehingga dapat melanjutkan kehidupan dengan tetap berpegang pada iman dan keyakinan yang dianut.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Gubernur menyampaikan tak ada gading yang tak retak, demikian halnya dengan Almarhum Bapak Yahya Patiro yang juga tidak luput dari segala kekurangan dan kelemahan.

BACA JUGA  Dukung Program KB hingga ke Pelosok, Sekdaprov Sulteng Terima Penghargaan Dharma Karya Kencana

Olehnya dari tempat ini, kami mengajak kepada pelayat dan handai taulan sekalian, kiranya ikhlas memaafkan Almarhum apabila pernah terjadi suatu kesalahan dan kelalaian yang kemudian mengakibatkan ketidaknyamanan dalam hubungan sosial diantara kita dengan Almarhum.
semoga dengan jalan memaafkan dapat menolong dan menenangkan Almarhum di alam sana, dan sebaliknya bagi kita yang memberi akan mendapat pahala kemuliaan serta kita semua dijauhkan dari hal-hal negatif.
Demikian pula, jika ada amanah ataupun tanggung jawab yang mesti dilaksanakan sepeninggal Almarhum, maka kiranya itu jadi perhatian ahli waris keluarga untuk segera dilaksanakan dengan sebaik-baiknya sesuai petunjuk keinginan Almarhum.
akhirnya semoga bantuan dan dukungan yang kita berikan mendapat keberkahan Tuhan Yang Maha Kuasa.

“Akhirnya, dengan ijin dan pertolongan Tuhan Yang Maha Kuasa, atas nama pemerintah daerah Provinsi Sulawesi Tengah, dengan resmi saya melepas jenazah Almarhum Bapak Yahya Patiro, SH untuk diberangkatkan, menuju tempat peristirahatan yang terakhir. Selamat jalan Almarhum Bapak Yahya Patiro, selamat beristirahat dalam tenang dan damai,” Tutup Gubernur.

BACA JUGA  Dinkes Sulteng Terima Bantuan 60 Koli APD dan Masker

Almarhum Yahya Patiro SH, MTH meninggalkan satu orang istri bernama Dra. Marie June Elisabeth Balebu M.SI, tiga orang anak yakni DR. Shine Pintor Siolemba Patiro SE, M.Si, DR. Yopie Moria Imanuel Patiro SH MH dan Beatrix Sugiarti Silintowe Patiro, S.Sos serta 6 orang Cucu.

Turut hadir dalam pelepasan jenazah Almarhum Yahya Patiro, Gubernur Sulawesi Tengah Drs H. Longki Djanggola, M.Si Anggota DPR RI, Matindas Rumambi, Anggota DPD RI, Lucy Semen, Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Tengah DR. Bunga Elim Somba M.Si, Sekab Poso, Yanguluda serta pejabat dan tokoh masyarakat lainnya.(hms/kiki)

Komentar

News Feed