Mendagri Himbau Agar Masyarakat Tetap Patuhi Protap Covid 19

0
99

Mendagri Tito Karnavian Pimpin Rapat koordinasi dengan seluruh Kepala Daerah , Gubernur, Bupati dan Walikota dan Ketua TP. PKK Seluruh Indonesia.(hms)


PALU, Sultengmembangun.com
– Gubernur Sulawesi Tengah Drs. H. Longki Djanggola, M.Si. didampingi Ibu Ketua TP. PKK Sulawesi Tengah Ibu Hj. Zalzulmida A. Djanggola, SH,CN. bersama Pengurus TP. PKK Provinsi Sulteng, dan Keppala Badan BPBD Provinsi , Dr. Ir. Bartholomeus Tandigala, CES, Kepala BPKAD , Mengikuti Sosialisasi Pemakaian Masker , Cuci Tangan dan Jaga Jarak Pada Tatanan Normal Baru Masa Pendemi Covid -19 , yang dirangkaikan dengan Rapat Koordinasi Realisasi APBD Tahun 2020. 

Rapat Koordinasi tersebut dipimpin Langsung Mendagri Prof. Dr. Tito Karnavian bersama Ketua TP.PKK Pusat, Ibu Tri Tito Karnavian , Kepala BNPN Letjen TNI Doni Monardo , rapat tersebut dilaksanakan secara Virtual , Senin , 10 Agustus 2020.

Mendagri Prof. Dr. Tito Karnavian , menyampaikan betapa pentingnya kesadaran masyarakat untuk terus Patuh dan taat terhadap Aturan dan ketentuan dalam pencegahan Penularan Virus Covid -19.

“Sesuai hasil kajian menyebutkan bahwa keterlibatan ibu dalam upaya pencegahan penularan covid 19 sangat penting dalam menyadarkan masyarakat. Karena itu, keterlibatan Ketua TP. PKK secara berjenjang diharapkan untuk ikut mensosialisasikan kepada masyarakat agar masyarakat Patuh dan tetap taat menggunakan masker , rajin mencuci Tangan dan terus menjaga jarak .

BACA JUGA  BKKBN Sulteng Terus Bersinergi dengan Jejaring Kemitraan

Disisi lain juga mendagri meminta agar para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan tokoh perempuan, kiranya dapat bersinergi dalam mensosialisasikan himbauan pemerintah tentang protab covid 19 di era new normal ini.

“Jangan sampai terlena dengan kondisi bahwa sudah normal, namun kita tetap dianjurkan untuk mematuhi protab covid 19, dengan memakai maske, rajin mencuci tangan serta tetap menjaga jarak,” kata Mendagri Tito.

Pada Kesempatan itu Kepala BNPB , Letjen TNI Doni Monardo menambahkan bahwa pemutusan mata rantai Peredaran Virus Covid -19 tidak semudah yang kita banyangkan , saat ini Korban Meninggal akibat Covid-19 sudah diatas 5 ribuan dan Korban Tertular sudah mencapai 122 Ribu Lebih .

Virus Covid-19 sangat berbahaya sama dengan malaikat Pencabut Nyawa , dan berdasarkan hasil penelitian bahwa virus sejenis covid -19 sudah ada pada Tahun 1918  Yang Lalu dan pada masa tersebut juga terjadi di pulau Java dengan tingkat Kematian 133/1000 Penduduk .

” Diharapkan agar semua pihak patuh terhadap ketentuan aturan protokol kesehatan ,” tegasnya.

BACA JUGA  BKKBN Sulteng Berkolaborasi dengan Kanwil Kemenag Terkait Program PUP

Masih dalam kesempatan yang sama, Ketua TP.PKK Pusat Ibu Tri Tito Karnavian , mengharapkan kepada Ketua TP. PKK Secara berjenjang untuk bersama sama mensosialisasikan taat untuk memakai masker kepada masyarakat.

” Saya minta supaya Ketua TP. PKK mengarahkan seluruh OPD Teknis untuk mendukung Program tersebut dan juga berkoordinasi dengan OPD terkait tentang pemanfaatan alokasi Dana Desa dalam pengadaan Masker untuk Masyarakat,”tandasnya.

Selanjutnya Mendagri Prof. Dr. Tito Karnavian , melanjutkan rapat koordinasi tentang Evaluasi realisasi APBD Tahun 2020.

Terkait dengan hal itu, Tito mengarahkan agar Pemerintah Daerah dapat meningkatkan Realisasi APBD , karena sesuai dengan Target yang ditetapkan pada Agustus ini realisasi APBD sudah mencapai 55% Tatapi masih banyak daerah belum bisa mencapai target tersebut.

” Saya tekankan agar seluruh Pemerintah Daerah dapat mempercepat Realisasi Anggaran supaya dapat mendorong gairah ekonomi di tengah masyarakat,” pungkas Tito.

Rapat Sosialisasi ini diikuti Seluruh Kepala Daerah , Gubernur, Bupati dan Walikota dan Ketua TP. PKK Seluruh Indonesia.(hms)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here