oleh

Masyarakat Sulteng Diharap Dukung Vaksinasi Covid-19

Kick off vaksinasi Covid-19 di Sulawesi Tengah, dimulai oleh vaksinasi kepada Kadis Kesehatan dr I Komang Adi Sujendra disuntik pertama disusul Karo Hukum Dr Yopie Morya Immanuel Patiro MH dan Karo Ekonomi dan Pembangunan Dr Rudi Dewanto, MM,sebagai perwakilan dari birokrat di Pemprov Sulteng.(F-ist)

PALU, SM. Com — Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Sulteng berlangsung dengan baik. Dan vaksinasi pertama dilakukan kepada perwakilan pejabat daerah dijajaran Pemprov Sulteng di Rumah Sakit Undata Palu, Kamis (14/1/2021).
Mewakili birokrat, penerima suntikan pertama adalah Kadis Kesehatan, dr. I Komang Adi Sujendra, Karo Hukum Dr Yopie Morya Immanuel Patiro MH dan Karo Ekonomi dan Pembangunan Dr Rudi Dewanto MM.
Berikutnya, Kapolda Sulteng Irjen Pol Drs Abdul Rakhman Baso SH, Wakil Ketua DPRD Sulteng H Muharram Nurdin, S.Sos, M.Si, Direktur RS Madani dr Nirwansyah Parampasi, Sp.PA, dilanjut penyuntikan vaksin kepada para tenaga kesehatan (nakes).
Pada kesempatan itu, Kadis kesehatan Sulteng, dr. I Komang Adi Sujendra
melaporkan bahwa vaksinasi dibagi dalam dua gelombang yang mana gelombang satu dimulai dari Januari sampai April 2021.
Dan vaksinasi pertama dilakukan kepada para tenaga kesehatan (nakes).
” Para nakes jadi prioritas utama untuk divaksin pada termin satu dan dua. Karena merekalah yang bersentuhan dengan pasien covid-19,” kata dr. I Komang.
Dan untuk tahap pertama, diprioritaskan kepada para nakes yang ada di wilayah Kota Palu, Kabupaten Donggala dan Poso.
“Insya Allah dengan dilakukannya vaksinasi, Kita akan segera terbebas dari pandemi,” harapnya.
Masih pada kesempatan yang sama, gubernur Sulteng diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Ir. H. Moh. Faisal Mang, MM menyatakan dukungan dan apresiasi atas pencanangan dan penyuntikan vaksin Sinovac yang pertama kali dilakukan di Sulteng.
“Kami harapkan pelaksanaan vaksinasi berlangsung dengan baik dan kami yakin hal ini akan memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap upaya pemerintah dalam mengatasi pandemi,” kata Faizal Mang.

BACA JUGA  Bagikan Masker Gratis, Pelanggar yang Tidak Pakai Masker Akan Disanksi

Ia juga meminta masyarakat agar tidak mudah percaya dengan berita hoax dan diharapkan agar masyarakat bisa mendukung program vaksinasi di Sulawesi Tengah.
Karena pemberian vaksin merupakan salah satu strategi yang dilakukan pemerintah dalam memutus transmisi virus dengan mewujudkan kekebalan kelompok di masyarakat (herd immunity).
Apalagi pencegahan lewat vaksinasi tuturnya akan jauh lebih hemat daripada pengobatan.
“Diperkirakan sebanyak 2,5 juta kasus Covid-19 akan memerlukan perawatan di semua rumah sakit di Indonesia dengan prediksi jumlah kematian menyentuh angka 250 ribu kasus,” jelas Faizal Mang, jika tidak ada intervensi vaksin.
Karena itu, mari bersama kita tetap menjalankan prokes 3M sebagai pelindung diri dari virus corona. Sebab vaksinasi butuh proses waktu yang relatip lebih lama.
“Mesti melewati beberapa tahap dan prioritas penerima, baru setelah itu sampai ke masyarakat pada umumnya. Jadi antisipasi awal dengan menjalankan prokes 3M, itu langkah yang tepat,” terangnya. (nina)

Komentar

News Feed