Masyarakat Indonesia Harus Diberi Edukasi Tanggap Bencana

0
294

Ketua Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI), Sukmandaru Prihatmoko meminta, pemerintah memberikan edukasi kepada masyarakat dalam menghadapi bencana alam, salah satunya tsunami.
“Masyarakatnya harus diberikan edukasi sosialisasi bagaimana menghadapi bencana alam seperti tsunami,” ujar Sukmandaru kepada Okezone, Selasa (25/12/2018).
Percepat Pemulihan Pemerintahan, Kemendagri Berangkatkan Tim Terpadu ke Lokasi Tsunami
Sebetulnya, saat ini di Indonesia sudah ada wilayah yang dikatakan rawan bencana seperti tsunami. Sehingga bagi masyarakat yang tinggal di dekat pantai seharusnya sudah mengetahui terkait pemetaan wilayah tersebut.
“Jalur-jalur yang sudah di blok atau anggap sebagai zona rawan tsunami harus diperhatikan,” bebernya.
Selain edukasi terkait antisipasi bencana, ia menyebut masyarakat juga harus diberikan pandangan mengenai tata ruang bangunan yang berada di sisi pantai.
“Tata ruangnya kalau bangun harus mesti ada garis 4 dari pantainya. Jangan mojok ke laut semua kan ada tuh harus diemplementasikan penerapannya atau implementasinya harus diperkuat,” tukas dia.
Sebelumnya diberitakan, tsunami di Selat Sunda menerjang pesisir Banten dan Lampung Selatan Sabtu malam, 22 Desember 2018.
Data sementara dampak bencana tsunami yang menerjang pantai di Selat Sunda hingga Senin 24 Desember 2018) pukul 17.00 WIB, tercatat 373 orang meninggal dunia, 1.459 orang luka-luka, 128 orang hilang, dan 5.665 orang mengungsi.

BACA JUGA  PGRI SulTeng Dukung Pernyataan Sikap PB PGRI

sumber:okezone.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here