oleh

Langka dan Mahal, Harga Elpiji 3 Kg Dieceran Rp50 Ribu

Pasar murah digelar Pemkot Palu, sebagai salah satu upaya dalam menekan
lonjakan harga terutama kenaikan harga bawang putih dan tabung gas elpiji 3 kg.(F-nila)

PALU, Sultengmembangun. com – Sebulan jelang ramadhan, Harga tabung gas elpiji 3 kg makin melejit dipasaran bahkan menembus angka penjualan sebesar Rp50 ribu.

Kondisi ini makin membingungkan masyarakat pengguna tabung gas yang diperuntukkan bagi kalangan ekonomi menengah kebawah.

Selain harganya yang terus melambung, stoknya pun makin berkurang. Sementara distribusi penyaluran berjalan lancar dari pangkalan hingga ke pengecer.

Terkait hal tersebut, Pemerintah Daerah melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi diharapkan dapat segera menindaklanjuti kelangkaan dan mahalnya harga tabung gas elpiji 3 kg, yang makin meresahkan.

Sebelumnya, Gubernur Sulteng, H. Longki Djanggola menegaskan akan menyurati Walikota Palu dan para Bupati se-Provinsi Sulawesi Tengah, untuk meningkatkan pengawasan distribusi Bahan Bakar Minyak dan Gas Bersubsidi bersama Satgas dan meminta agar menindak tegas sesuai ketentuan yang berlaku.

“Saya sudah perintahkan Biro Ekbang untuk menyurat para Bupati dan Walikota agar menindak tegas pihak terkait yang melakukan pelanggaran terhadap distribusi Bahan Bakar Minyak dan Gas Bersubsidi,” tandas Longki selanjutnya meminta Satgas melakukan pengawasan secara berkala terhadap penyaluran Bahan Bakar Minyak dan Gas  Bersubsidi agar tidak terjadi Kelangkaan.

BACA JUGA  Provinsi Kalteng Kedatangan Presiden, Dalam Rangka Apa?

REDAKTUR : NILA

Komentar

News Feed