oleh

Konselor Kedubes Australia Beri Dukungan dalam Program Recovery Penanggulangan Pasca Bencana

Asisten I Bidang Pemerintahan Setdaprov Sulteng saat menerima kunjungan konselor DFAT- Kedubes Australia di ruang kerja Gubernur Sulteng.(F-dok.Sigit)

PALU, Sultengmembangun.com – Bantuan terus saja mengalir dalam mendukung pemerintah daerah provinsi Sulawesi Tengah melakukan program penanggulangan pasca bencana di Sulteng khususnya di Palu, Donggala, Sigi dan Parigi Moutong (Padagimo).

Dan itu merupakan bentuk kepedulian dari berbagai pihak termasuk dari berbagai negara tetangga diantaranya negara Australia yang selama ini telah menjadi salah satu mitra pemda Provinsi Sulawesi Tengah diberbagai program pemerintahan.

Kehadiran konselor DFAT- Kedubes Australia yang berkedudukan di Jakarta, pada kesempatan kali ini melakukan kunjungan silaturahmi dengan Pemda Provinsi Sulawesi Tengah. Dalam kunjungannya ke kantor Gubernur Sulteng, konselor DFAT- Kedubes Australia, Ms.Kristen Bishop diterima oleh Asisten I bidang pemerintahan, Faizal Mang, Selasa, (12/03/19) bertempat di ruang Kerja Gubernur Sulteng.

Adapun maksud kunjungannya bertemu gubernur Sulteng, Ms Kristen Bishop mengatakan kalau kunjungannya kali ini dalam rangka meninjau secara langsung seperti apa pelaksanaan program
penanggulangan bencana di Sulteng terutama di daerah yang terdampak bencana di Kota Palu.
“Kami hanya ingin melihat seperti apa program penanggulangan bencana di Sulteng sehingga dari sini nantinya kami bisa mengcombainkan program ini dengan sejumlah NGO di Australia yang punya anggaran untuk program pemulihan atau recovery pasca bencana,” kata Ms.Kristen Bishop sebagai perwakilan dubes australia di Indonesia.
Pada kesempatan itu, Asisten I Bidang Pemerintahan Setdaprov Sulteng, Faizal Mang, menyampaikan soal kondisi Sulteng pasca bencana yang sudah pada posisi Recovery.
Bahkan dijelaskannya bahwa beberapa agenda telah berjalan termasuk pembangunan huntara yang saat ini sudah dalam progres pencapaian pembangunaan hingga 80 persen.
“Selain terfokus pada pembangunan Huntara, pemerintah juga saat ini telah memetakan zona rawan bencana sebagai acuan dalam perencanaan pembangunan infrastuktur maupun hunian. Dan saat inipula pemerintah daerah terus menggenjot validasi data para korban bencana untuk menjadi dasar dalam penyaluran dana duka dan dana bantuan lainnya,” jelas Faizal Mang sembari menambahkan kalau pihak pemda provinsi Sulawesi Tengah terus membuka diri bagi pihak manapun yang bersedia memberikan dukungannya kepada masyarakat Sulteng melalui program recovery penanggulangan bencana.(Nila)
REDAKTUR : NILAWATI

BACA JUGA  Pengembangan Pasar Modal Indonesia: Apresiasi BEI untuk Negeri di Tahun Kebangkitan Investor Ritel Dalam Negeri

Komentar

News Feed