Kolaborasi BPS-BKKBN, Sukseskan Sensus Penduduk dan Pendataan Keluarga

0
111

Silaturahmi. Pihak BKKBN temui Kepala BPS Sulteng bahas masalah kerjasama dalam sharing data keluarga dan kependudukan. (F-ist)

PALU, Sultengmembangun.com – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dan Badan Pusat Statistik (BPS) akan berkolaborasi dalam program pendataan penduduk pada tahun 2020.
BKKBN melaksanakan pendataan keluarga (PK) pada Juni 2020 , sedangkan BPS akan melaksanakan sensus penduduk (SP) secara online 15 Feb-31 Maret 2020 dan SP wawancara 1-31 Juli 2020.
BPS Sulawesi Tengah (Sulteng) menyatakan dukungan terhadap PK yang akan dilaksanakan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) pada Juni 2020.
“Kami siap membantu,” kata Kepala BPS Dumangar Hutauruk saat menerima kunjungan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulteng di Kantor BPS Sulteng, Selasa (18/02/2020).
Kunjungan sekaligus silaturahmi dua instansi vertikal ini dihadiri semua pejabat administrator masing-masing.
Dumangar mengatakan bahwa hingga kini, BPS Sulteng belum menerima arahan dari pusat mengenai PK sehingga pihaknya hanya fokus pada SP 2020.
“Kita menunggu arahan BPS Pusat. Kalau ada petunjuk dari pusat (BPS Pusat) segera kami sampaikan,” ujarnya.
Sebaliknya, Dumangar mengajak BKKBN untuk berkolaborasi dalam menyukseskan SP 2020. Pegawai BKKBN juga diharapkan segera melakukan SP online melalui website sensus.bps.go.id.
Kepala Perwakilan BKKBN Sulteng, Maria Ernawati mengatakan, PK merupakan pendataan rutin yang dilakukan BKKBN setiap lima tahun sekali. PK 2020 dilaksanakan dengan system sampling jadi tidak semua keluarga di data.
Katanya, akan dipilih 3 (tiga) kecamatan setiap kabupatan sebagai sampling dengan jumlah sampling 140 ribu kepala keluarga. Selain menampilkan indikator tahapan Keluarga, PK 2020 juga akan mengumpulkan data untuk menyusun Indeks Pembangunan Keluarga (IPK) yang masuk sebagai sasaran Pembangunan Nasional dalam RPJMN.
“Kami mengharapkan adanya dukungan dari BPS untuk PK 2020,” harapnya karena BPS merupakan lembaga yang diakui dan kredibel dalam melakukan pendataan penduduk.
(widya)

BACA JUGA  Pengelolaan APBD Baik, Sulteng Dapat DID Sebesar Rp20,6 Miliar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here