oleh

Ketahuan Melakukan Sambung Liar Pipa Air, Oknum Anggota DPRD Balut Ngamuk di Kantor PDAM Balut

Inilah bukti sambungan liar air PDAM yang dilakukan oknum anggota DPRD Balut dari Partai Demokrat. Tampak bekas galian pipa yang ditimbun kembali. Selain merusak.jalan, pemasangan pipa PDAM tanpa konfirmasi atau sepengetahuan pihak PDAM Balut.(F-sabdin)

BANGGAI LAUT, Sultengmembangun.com – Pencurian air PDAM yang diduga dilakukan oleh oknum anggota dewan dari Partai Demokrat.

Kasus ini terbongkar ketika ada ditemukannya bekas penggalian jalan untuk pemasangan pipa air. Yang kemudian bekas galian itu ditimbun lagi. Demikian diungkap oleh Direktur PDAM Banggai Laut, Dedy R Hadist SE, MM saat ditemui di.ruang kerjanya, Kamis (5/3/2020).

Dari keterangan Dedy R Hadist, Direktur PDAM Banggai Laut, salah satu oknum Anggota DPRD Balut ini, secara diam-diam telah menyewa jasa orang lain (bukan orang PDAM) untuk memasang pipa PDAM dengan membelah jalan. Dan pipa tersebut mengarah ke rumah anaknya, tutur Dedy.

Dan parahnya lagi, pada saat melakukan pemasangan pipa, yang bersangkutan tidak pernah melapor ke kantor PDAM. Termasuk dari sisi pengrusakan jalan, karena pipa yang dipasang menuju ke rumah anak oknum anggota dewan yang dimaksud diatas, tidak ada konfirmasi ke pihak PUPR.

BACA JUGA  Kasus Fitnah terhadap Gubernur Sulteng Harus Dituntaskan.

” Pemasangan pipa air dengan cara membongkar jalan dan menggali aspal, otomatis membuat jalan menjadi rusak meskipun setelahnya ditutup kembali. Menurut saya ini satu kesalahan besar yang sudah dilakukan oleh yang bersangkutan, menikmati fasilitas negara yakni melakukan penyambungan air tanpa melapor ke PDAM untuk kepentingan pribadi,” tandas Dedy.

Merasa diketahui perbuatannya, maka.pada
Jumat 28 Februari 2020, yang bersangkutan mendatangi kantor PDAM dan membiat keonaran.

” Terjadi keributan kecil di ruangan saya selaku direktur PDAM Kabupaten Banggai Laut. Saat itu oknum anggota DPRD yg di ketahui bernama Laongke, marah-marah dan memukul meja saya sambil mengeluarkan kata-kata yg tidak patut diucapkan oleh seorang wakil rakyat seperti dia,” tandas Dedy yang sangat menyayangkan tindakan yang bersangkutan. Karena nanti sudah ketahuan perbuatannya oleh petugas PDAM, yang bersangkutan pura- pura melapor ke kantor PDAM berdali mendaftar penyambungan pipa baru.

Padahal sebelumnya telah ada surat permintaan dari kepala dusun tiga Moas desa Lelang kepada PDAM dan telah di tindaklanjuti ke Dinas PUPR Kabupaten Banggai Laut untuk menjawab keluhan masyarakat yanh tidak teraliri air di dusun tersebut, jelas Dedy. (Nila)

BACA JUGA  Peringati HAB Ke-73, Masyarakat Sulyeng Dihimbau Jaga Kebersamaan Umat

Komentar

News Feed