Kesbangpol Kota Turunkan Tim Penilai Kinerja Satgas K5

0
365

Action tim penilai terhadap kinerja Satgas K5, dengan melakukan door to door ke setiap kelurahan yang tersebar di wilayah Kota Palu. (F-nila)
PALU, Sultengmembangun.com – Menyambut HUT Kota Palu, Badan Kesbangpol Kota Palu diamanahkan untuk mengadakan penilaian terhadap kinerja Satgas K5. Sesuai tugas dan fungsinya, Satuan Tugas Kebersihan, Keindahan, Ketertiban, Keamanan dan Kenyamanan yang disingkat Satgas K5 melakukan koordinasi, kerjasama dengan kelembagaan, melakukan penyusunan program, penetapan jadwal dan penyampaian laporan kegiatan oleh masing-masing Satgas K5 yang ada di setiap kelurahan.

Didampingi Lurah,
Bersama tim K5 di kelurahan Lolu Selatan

Kepala Badan Kesbangpol Kota Palu, dalam hal ini diwakili Kepala Bidang Bina Idiologi dan Wasbang KesbangPol, Moh. Iqbal, SH. MH mengatakan maksud dari kegiatan penilaian atas kinerja Satgas K5 ini adalah untuk mengetahui sejauhmana progress dalam pelaksanaan tugas dan fungsi Satgas K5.
Tim penilai di kelurahan Besusu Timur

” Apakah dalam menjalankan tufoksinya, Satgas K5 yang ada di masing-masing kelurahan, apakah sudah maksimal kerjanya. Dan apakah sudah seperti yang diharapkan dalam menjabarkan visi misi pemerintah kota palu demi mewujudkan Kota Palu menjadi Kota Berhias, Bersih, Hijau, Indah dan Asri. Ini yang harus ditelusuri oleh tim penilai,” kata Moh. Iqbal saat membuka rapat dengan tim penilai Satgas K5, di aula kantor KesbangPol Kota Palu, Rabu (14/8/2019).
Temui Camat Palu Timur,
Tim penilai III silaturahmi.

Pada rapat tersebut, Moh. Iqbal menekankan kepada seluruh tim penilai yang terbagi dalam dua kelompok, agar sekiranya dapat memberikan penilaian secara objektif dan subyektif. Karena ini terkait kinerja Satgas K5 dalam menjalankan tufoksinya di lapangan.

BACA JUGA  Status Kebencanaan di Sulteng Butuh Dukungan Negara Luar

” Saya berharap agar hasil dari penilaian ini, betul-betul sesuai dengan kondisi dilapangan sehingga tidak ada satupun pihak nantinya yang akan merasa keberatan karena hasil penilaian yang tidak objektifitas. Untuk itu kepada tim penilai agar kiranya bisa bekerja secara maksimal dengan memanfaatkan tenggang waktu yang diberikan selama dua hari,” tandas Iqbal sembari menyebutkan bahwa didalam setiap tim penilai terdiri dari berbagai instansi, ada dari tim pendamping, dari TNI/Polri, akademisi, dari tim gerakan gali gasa (3G) dan ada dari media. (NP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here