Keringanan Pembayaran UKT Berlaku Bagi Mahasiswa Miskin & Terdampak Covid 19

0
188

Warek Bidang Kemahasiswaan Universitas Tadulako, Dr. Ir. Sagaf, MP

PALU, Sultengmembangun. com – Di tengah pandemi Covid-19, pihak Universitas Tadulako (Untad) memberikan kebijakan berupa keringanan pembayaran uang kuliah Mahasiswa sesuai hasil rapat sosialisasi yang dilakukan bersama pada 2 Juli 2020 di Kementrian Pendidikan Tinggi (Kemendikti).

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Universitas Tadulako, Dr. Ir. Sagaf, MP diacara jumpa pers, Senin (6/7/2020), mengatakan kebijakan berupa regulasi keringanan pembayaran uang kuliah tunggal atau UKT ini berlaku untuk mahasiswa di perguruan tinggi negeri termasuk di Universitas Tadulako (Untad).

” ini merupakan satu bentuk kesyukuran bagi pihak Untad karena dari Kemendikti memberikan porsi yang cukup besar terhadap kebijakan tersebut bagi Untad dibanding Perguruan Tinggi lainnya. Jadi diharapkan peluang ini dapat dimanfaatkan dengan baik, ” ujar Sagaf.

Sebab keringanan pembayaran uang kuliah atau UKT ini memberikan angin segar bagi para mahasiswa Untad pada khususnya dan juga orang tuanya.

Kemendikbud meluncurkan tiga kebijakan untuk mendukung mahasiswa dan satuan pendidikan yang terdampak pandemi Covid-19. Kebijakan diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 25 Tahun 2020 tentang Standar Satuan Biaya Operasional Pendidikan Tinggi pada Perguruan Tinggi Negeri di Lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

BACA JUGA  Diduga Kasus Hoax YB Sengaja Diulur, Dewan Adat Ultimatum Segra Berlakukan Givu Terhadap YB

” Kebijakan ini adalah jawaban dari aspirasi masyarakat yang mengalami berbagai macam kesulitan di perguruan tinggi untuk membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT)-nya. Sebagaimana dikatakan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim beberapa waktu lalu.

Permendikbud 25 Tahun 2020 itu bertujuan memberikan keringanan UKT bagi mahasiswa perguruan tinggi negeri yang menghadapi kendala finansial selama pandemi Covid-19.

Sejalan dengan hal itu, Dirjen Kemendikti memberikan memberikan satu keistimewaan kepada mahasiswa Untad. Dengan bantuan kuota sebanyak 3.299 mahasiswa. Dan setiap mahasiswa yang dianggap memenuhi syarat, akan mendapat pengurangan pembayaran UKT sebesar Rp2.400.000 per mahasiswa.

” Program ini berlaku bagi mahasiswa yang masuk kategori mahasiswa tidak mampu, mahasiswa terdampak bencana al dan covid 19 serta berlaku pula bagi mahasiswa berprestasi. Program ini juga diberlakukan di PSDKU Morowali dan PSDKU Tojo Una-una, ” jelasnya.

Adapun persyaratan untuk mendapatkan keringanan pembayaran UKT, mahasiswa wajib memiliki KIP, Kartu PKH atau kartu prasejahtera.
Selain itu, bagi mahasiswa yang tidak memiliki persyaratan diatas maka diperbolehkan untuk mengajukan persyaratan berupa surat keterangan ekonomi lemah dan surat pernyataan orang tua bagi yang merasa tidak sanggup untuk membayar UKT. Dengan menyertakan kelengkapan berkas lainnya berupa FC Kartu Keluarga, FC KTP Orang tua.

BACA JUGA  LHP BPK, Tujuh Kabupaten di Sulteng Dapat Opini WDP

Sementara bagi mahasiswa yang terdampak covid 19, kiranya juga dapat mengajukan surat keterangan dari kelurahan yang menerangkan bahwa usaha orang tua tidak jalan karena terdampak covid 19.

” program ini berlaku bagi mahasiswa semester 3 dengan kuota sebanyak 668, semester 5 sebanyak 1.047 dan untuk semester 7 sebanyak 1.584. Namun ini tidak berlaku lagi bagi mahasiswa penerima beasiswa,” ungkap Segaf. (Nil)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here