Kelompok Radikalisme Menyasar Kampus, Negara dan Agama Dibenturkan

0
103

Direktur Pencegahan BNPT Brigjen Pol. Ahmad Nurwakhid jadir di Kampus Untad, memberikan pencerahan di acara seminar nasional ” Jaga Kampus Kita”, Selasa (8/9/2020).(F-ist)
PALU, Sultengmembangun.com – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyatakan kelompok intoleransi, radikalisme dan terorisme selalu membenturkan agama dan negara. Mereka menghalalkan berbagai macam cara yang selalu mengatasnamakan agama.

” Kecenderungan mereka dalam proses perekrutan, mereka melakukan propaganda dengan membenturkan agama dan negara, membandingkan antara khilafah dan Pancasila,” ujar Direktur Pencegahan BNPT Brigjen Pol. Ahmad Nurwakhid di Palu, pada seminar nasional dengan tag line ” jaga kampus kita”.
Semibar ini mengangkat tema
Pelibatan Civitas academica dalam pencegahan terorisme melalui FKPT Sulawesi Tengah, Selasa (08/09/2020), bertempat di theater room kampus Universitas Tadulako

Seiring dalam perkembangannya, gerakan ini ditengarai menyasar generasi muda dan kalangan intelektual terutama di kampus-kampus. Namun perlu diketahui bahwa paham radikalisme dan terorisme ini tidak hanya dimonopoli oleh satu agama, namun paham ini ada di semua agama, aliran kepercayaan dan sekte.

BACA JUGA  Polda Sulteng Kirim 2 SSK Brimob ke Jakarta

” Ini yang harus dipahami dan patut untuk diwaspadai oleh masyarakat terutama warga kampus di Universitas Tadulako,” kata Nurwakhid berharap agar kampus ini tidak terpapar oleh radikalisme.

Tidak bisa dipungkiri, gerakan – gerakan pemikiran keagamaan radikal yang bersifat transnasional terus berkembang. Dan kita tahu bahwa setelah Ikhwanul Muslimin, masuklah Salafi Wahabi dan Hizbut Thahrir ke kampus-kampus. Mereka membentuk ikatan ekslusif dan secara masif menyebarkan ideologinya.

” Karena itu, kita berharap agar Untad bukanlah tempat yang terpapar oleh paham terorisme dan radikalisme,” tandas Rektor Untad Prof. Dr. Ir. Mahfudz, MP.

Dengan kehadiran Direktur pencegahan dari BNPT, diharapkan bisa memberikan arahan dan pemahaman kepada civitas akademik Untad. Dan insya allah, Untad akan menjadi benteng menangkal terorisme dan radikalisme, pungkas Mahfudz. (NL)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here