Kapolda Sulteng : Terjebak, Dua Anggota MIT di Poso Menyerahkan Diri ke Densus 88

0
72

Kapolda Sulteng Irjen Polisi Drs. Syafril Nursal, SH.MH didampingi Kapolres Palu, AKBP H.Moch Sholeh saat tiba di Bamdar Udara Mutiara Sis Aldjufri Palu.(F-ist)

PALU, Sultengmembangun.com – Kapolda Sulawesi Tengah, Irjen Polisi Drs. Syafril Nursal, SH.MH saat tiba di Bandar Udara Mutiara Sis Al-Jufri Palu, mengatakan bahwa dua orang anggota sipil bersenjata yang tergabung dalam Mujahidin Indonesia Timur (MIT) di Poso, pada akhirnya menyerahkan diri. Hal ini disampaikan kepada wartawan, Pada saat tiba di Bandar Udara, Jumat (20/03/2020).

Kedua orang yang masuk dalam DPO (Daftar Pencarian Orang) tersebut berinisial FN dan UD, merasa terkepung oleh aparat sehingga terpaksa keduanya memilih untuk menyerahkan diri.

” Bisa dipastikan karena merasa terdesak, dan sudah tidak berdaya lagi maka kedua orang DPO MIT Poso ini, menyerahkan diri. Disatu sisi, kita lihat juga usia keduanya masih sangat muda tapi sudah didoktrin keras seperti ini. Kasihan generasi bangsa kita,” ujar Kapolda Irjen Pol Syafril Nursal.

Dijelaskan, keduanya adalah masih berstatus baru bergabung di MIT Poso pada 2019. Namun kedunya memiliki peran yang sangat penting di jaringan yang di pimpin Ali Kalora. FN sebagai perantara atau penghubung orang yang akan bergabung menjadi anggota MIT Poso. Tugasnya mengantar calon anggota baru ke atas gunung. Lain halnya denga UD yang berperan sebagai pengurus logistik dan mengantarnya ke gunung. Tugas lainnya juga merekrut orang-orang masuk dan bergabung menjadi anggota MIT Poso.

BACA JUGA  Dihantam Angin Kencang, Pengungsi di Balaroa Keluhkan Tenda Nyaris Roboh

Menurut Kapolda, diperkirakan jumlah masih ada sekitar 10 orang. Namun dengan adanya ketambahan anggota baru sebanyak 8 orang sehingga totalnya sekarang menjadi 18 orang.

” Karena dua diantaranya sudah menyerahkan diri sehingga yang saat ini jumlah DPO MIT Poso yang diburu ada sekitar 16 orang lagi,” jelasnya.

Karena itu dihimbau kepada seluruh DPO MIT
yang ada di Gunung Biru Poso, untuk segera menyerahkan diri sebelum tertangkap oleh aparat. Sebab tim operasi Tinombala akan terus bergerak melakukan perburuan terhadap DPO MIT yang masih bergerilya di wilayah perbukitan Poso dan sekitarnya.(*nila)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here