oleh

Kajati Sulteng : Pers dan APH Ibarat Dua Sisi Mata Uang yang Saling Membutuhkan

Silaturahmi Wartawan PWI Sulteng dengan Kajati, Jacob Hendrik Pattipeylohi SH. MH.(T-dok. Ist)

SULTENGMEMBANGUN. COM, PALU – Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah,
Jacob Hendrik Pattipeylohi SH. MH, sangat mengapresiasi program kerja Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yang bertujuan untuk memperkuat kemitraan antara Kejati Sulteng beserta jajarannya dengan Para Insan Pers yang tergabung di PWI Sulawesi Tengah

Melalui salah satu programnya, yaitu pendidikan jurnalistik yang akan diagendakan pelaksanaannya dengan jajaran Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tengah (Sulteng).

” Saya sangat mengapresiasi program tersebut. Disamping memperkuat silaturahim, program kemitraan ini diharap mampu meningkatkan pemahaman para jaksa dijajaran Kejati Sulteng tentang kerja-kerja jurnalistik, ” ujar Jacob Hendrik pada acara audiens dengan wartawan PWI Sulteng, Kamis (2/12/2021).

Kajati Jacob Hendrik yang ditemui di ruang kerjanya, mengakui hubungan komunikasi dengan para insan pers memang masih kurang.

” Jadi saya sengaja membuka ruang untuk bagaimana pers dengan para jaksa bisa berinteraksi dan membangun pola komunikasi yang bermutu. Dan sayapun akui bahwa selama ini Komunikasi itu belum terorganisir dengan baik,” kata J.Hendrik Pattipeylohi berharap agar hubungan kemitraan ini bisa terjaga dengan baik.

BACA JUGA  Berharap Kebijakan Gubernur, Warga Desa Kayuboko Minta Aktivitas Penambangan Dibuka

Disisi lain, Kajati Sulteng juga sangat berharap peranan rekan pers dalam memback up kinerja para jak dengan membuka ruang bagi insan pers.

” Hanya saja saat ini, dukungan sarana dan prasarana kurang memadai, karena masih meminjam gedung wanita untuk berkantor, sehingga komunikasi dengan rekan pers kurang begitu jalan. Tapi pihaknya terus melakukan pembenahan dan mengatur bagaimana para rekan pers ini bisa nyaman sebagai mitra kami. Bagi saya pers ini ibarat dua sisi mata uang yang saling membutuhkan. Makanya kami hadirkan Banua Media Adhyaksa (BAM),” tuturnya.

Dan tentu saja, dalam pola kemitraaan ini pihaknya berharap dapat membuka cakrawala berpikir para Aparat Penegak Hukum (APH) dan pers melakukan pemberitaan ke masyarakat dengan baik dan bermutu dengan tidak menghilangkan fungsi kontrol pers.

” Yang pastinya, kami butuh dukungan bagaimana pers bisa mendukung kinerja para APH terutama dalam mendorong program nyata untuk masyarakat,” pungkasnya (NL)

Komentar