Jubir Pusdatina Covid 19 Sulteng Sebutkan Jumlah ODP Sulteng Berkurang

0
184

Drs.Haris Kariming

PALU, SM.com – Seiring dengan maraknya informasi tentang masyarakat yang terpapar virus corona, Pusdatina Covid 19 Provinsi Sulawesi Tengah melalui juru bicara (jubir), Drs.Haris Kariming mengajak masyarakat Sulawesi Tengah untuk tetap meyakini kebenaran data Pusdatina Covid 19 Sulteng yang selalu update sesuai dengan perkembangan informasi yang ada.

Sebagai jubir Pusdatina Covid 19 Sulteng, Haris Kariming menyampaikan beberapa hal penting terkait update data covid 19 per tanggal 8 April 2020.

Dijelaskan, status ODP bertambah 15 orang. Dimana sehari sebelumnya jumlah ODP ada 340 kasus. Jadi dengan ketambahan 15 ODP baru per hari ini maka total ODP Sulteng ada 356 kasus.

Terkait dengan ODP, ada 31 orang ODP yang yang sudah melaksanakan karantina mandiri di rumah masing-masing. Dan berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis, yang 31 ODP tersebut dinyatakan sudah sembuh. Sehingga ODP berkurang menjadi 340 kasus saja.

Sementara itu, PDP baru bertambah 7 orang. Berdasarkan hasil lab, Dari 7 kasus PDP tersebut, yang terkonformasi virus corona ada 2 orang negatif yang saat ini dalam perawatan di RS Madani dan 1 orang PDP positip Covid 19 saat ini di rawat di RS Undata Palu.

BACA JUGA  Pasca Bencana Tindak Kriminal di Palu Meningkat

” Untuk 35 orang PDP ini, masih menunggu hasil lab dan swab test tahap pertama. Dan untik PDP yang 1 orang positif itu adalah pasien PDP yang dirawat di RS Undata Palu, dimana pasien tersebut adalah rujukan dari RS Kolonodale, Morowali Utara lima hari lalu. Sedangkan 2 PDP yang terkontaminasi negatif di RS Madani Palu, saat ini masih menunggu hasil lab kedua. Dan bila nantinya hasil lab kedua tetap menunjukkan negatip, maka pasien tersebut dinyatakan sembuh,” jelas Jubir Pusdatina covid 19 Sulteng dalam siaran persnya, Rabu 08 April 2020.

Menanggapi informasi yang beredar dibeberapa media sosial termasuk disejumlah WA Group yang menyebutkan ada 8 orang positip terpapar virus corona yang dinyatakan poaitip. Namun pernyataan itu masih disampaikan secara lisan via telepon dari pihak keluarga. Karena sampai saat ini, Pihak Dinkes Sulteng belum menerima secara resmi hasil lab untuk 8 orang yang dimaksud, yang merupakan rombongan pengantar almarhum Bupati Morowali Utara.

” Informasinya masih sebatas penyampaian secara lisan yang mengatakan bahwa ke 8 orang yang merupakan rombongan almarhum bupati Morut yang meninggal dunia dengan kasus positip terpapar virus corona dan meninggalnya di RS Wahidin Makassar. Dan ke 8 orang ini adalah rujukan dari RS Kolonodale. Hasil koordinasi dengan Dinkes Sulsel, ke 8 orang tersebut saat ini masih dikarantina dan dirawat di RS Wahidin, Makassar,” jelas Haris Kariming.

BACA JUGA  Hasil Swab Danrem 132 Tadulako Negatip Corona

Dan ke 8 orang ini masih dalam proses koordinasi dan konfirmasi baik itu dari hasil.lab resmi yang akan dikirimkan ke dinkes sulteng maupun dalam bentuk penyajian data apakah nantinya akan menjadi
Data PDP Positip di SulSel ataukah masuk dalam penyajiaj data PDP Positif di SulTeng.

” Kami masih menunggu update Data dari gugus covid 19 Nasional dan Kemenkes RI,” jelasnya.

Perlu diketahui bahwa Update Data PDP yang sudah dinyatakan positip sembuh, namun dalam update data akan terus dicatat tapi dengan penjelasan atau keterangan yang menyatakan bahwa pasien PDP tersebut sudah sembuh. Termasuk pasien PDP yang sudah meninggal, tetap dicatat dalam update data covid 19 dengan keterangan Meninggal Dunia.

Pada siaran persnya, Haris juga menambahkan bahwa pasien 01 dan 02 yang berinisial H dan E yang dirawat di RS Undata dengan Status ODP Positif, sudah terkonfirmasi negatif dan pasien tersebut dinyatakan sudah sembuh.

” Kini kedua pasien tersebut sudah kembali ke rumahnya masing-masing dan sudah bisa bersosialisasi dengan masyarakat. Jadi diharapkan pengertian dari masyarakat untuk tidak mengucilkan keberadaan kedua pasien tersebut dilingkungan tempat tinggalnya. Karena mereka juga adalah bagian dari masyarakat Sulteng. Yang seharusnya kita bersyukur karena keduanya bisa sembuh berkat semangatnya dalam melawan serangan covid 19,” pungkas Haris sembari meminta masyarakat agar tetap waspada dan menjaga jarak, selalu cuci tangan dan tetap menggunakan masker demi keselamatan bersama.(nila)

BACA JUGA  Sulteng Expo 2019 Diharap dapat Memacu Pertumbuhan Ekonomi Daerah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here