Gunakan Dana Desa untuk Kesejahteraan Rakyat

0
104

Raker percepatan penyaluran dan pengelolaan dana desa 2020, yang dibuka olehStaf Ahli Menteri (Sahmen) Bidang Aparatur dan Pelayanan Publik Kemendagri Dr. Yusharto Huntoyungo, M.Pd, Selasa (25/02/2020), di JCC.(F-ist)

PALU, Sultengmembangun.com
– Dana desa menjadi salah satu cara yang dilakukan oleh pemerintah untuk mensejahterakan rakyat. Karena iti dana desa hadir untuk membangun desa dan penguatan SDM berbasis keunggulan domestik desa.

Olehnya segala aturan dan kebijakan dalam penggunaan dana desa harus ditaati supaya para kepala desa (kades) bisa terhindar dari masalah hukum akibat kelalaian administrasi.

“Insya Allah (kades) selamat sampai di akhir masa jabatan tanpa kena masalah,” ujar Sekdaprov Sulteng, Dr. H. Moh. Hidayat Lamakarate, M.Si dalam sambutan gubernur pada Rapat Kerja Percepatan Penyaluran Dana Desa Tahun 2020, Selasa (25/2/2020), di Joyokodi Convention Center (JCC).

Raker ini dinilai sangat penting untuk memastikan bahwa mekanisme penyaluran dana desa bagi 1.842 desa di Sulteng telah sejalan dengan kebijakan pokok APBN 2020 dan PMK Nomor 205/PMK.07/2019 tentang penyaluran dandes 2020.

BACA JUGA  Banjir Melanda Wilayah Tinombo, Warga Mengungsi

“Karena dana desa bukan hanya menyangkut angka-angka yang tertera di dalamnya tapi di balik itu ada tanggungjawab besar kita kepada generasi sekarang dan yang akan datang,” tandas Hidayat.

Raker yang diikuti lebih kurang 2500-an peserta itu dibuka oleh Staf Ahli Menteri (Sahmen) Bidang Aparatur dan Pelayanan Publik Kemendagri Dr. Yusharto Huntoyungo, M.Pd mewakili Mendagri Prof. Dr. Tito Karnavian.

Dalam sambutan tertulis mendagri yang dibaca sahmen, Dana desa 2020 diperuntukkan bagi kegiatan padat karya tunai yang menjangkau masyarakat prasejahtera di desa.

Untuk mencegah potensi penyalahgunaan dana desa, mendagri meminta kerjasama pemda dan instansi pengawas agar tata kelola dana desa di Sulteng makin akuntabel, transparan dan partisipatif.

Ia juga menarget paling lambat Juni 2020, pencairan dan penyaluran dandes tahap 1 sebesar 40 % dari total 1,6 Triliun Rupiah dandes Sulteng sudah tercapai.

“Dana desa digunakan sebaik-baiknya oleh kepala desa untuk membiayai kegiatan yang sesuai kewenangannya secara efektif, efisien, akuntabel dan transparan,” tandasnya dihadapan para kades yang hadir pada raker percepatan penyaluran dan pengelolaan dana desa 2020.

BACA JUGA  Banjir Bandang Luluh Lantakkan Desa Lengkeka, Tertutup Lumpur

Turut hadir pada kegiatan raker tersebut, para bupati dan camat se Sulteng, para kades, Direktur PMD Kemendes, auditor madya Kemendagri, kepala perwakilan BPKP, Kakanwil Perbendaharaan provinsi, OPD dan forkopimda.(widya)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here