oleh

Gubernur Sulteng Resmi Lakukan 7 Promosi Pejabat, 7 Rotasi dan 8 Dikukuhkan

Prosesi pelantikan dan pengukuhan pejabat dilingkup pemprov Sulteng oleh Gubernur Sulteng, Longki Djanggola, yang ditandai dengan penandatanganan fakta integritas, pada Jumat (1/2/2019).(F-Nila)


PALU, Sultengmembangun.com – Gubernur Sulawesi Tengah Drs H. Longki Djanggola, M.Si, Melantik dan Mengukuhkan Pejabat Tinggi Pratama Eselon IIa di lingkup Pemda Provinsi Sulawesi Tengah. Acara tersebut berlangsung Jumat (1/2/2019), bertempat di Ruang Rapat Polibu kantor Gubernur Sulteng.
Pada pelantikan Pejabat Tinggi Pratama selain terjadi Rotasi juga ada pengukuhan sejumlah pejabat pada jabatan yang sama karena pejabat yang bersangkutan sudah menduduki jabatan selama 5 tahun dalam jabatan yang sama sehingga harus dikukuhkan kembali. Karena dari hasil asesmen para pejabat dimaksud masih pantas berada pada jabatan yang sama.
Gubernur Sulawesi Tengah Drs. H. Longki Djanggola, M.Si dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada Pejabat JTP  yang sudah resmi dilantik sebagai pejabat pimpinan tinggi pratama, berdasarkan surat keputusan nomor 821.22/14/bkd/g.st/2019, tanggal 30 januari 2019.
“Pelantikkan ini juga didasari atas hasil akhir evaluasi kinerja yang saya lakukan, ditambah lagi dengan hasil seleksi terbuka pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama. Sebagaimana diatur melalui undang-undang nomor 5 tahun 2014 tentang ASN dan peraturan pemerintah nomor 17 tahun 2017 tentang manajemen PNS,” jelas Longki berpesan agar pejabat yang baru dilantik bisa menjaga amanah yang diberikan.
“Kelak amanah ini akan dipertanggung jawabkan dihadapan tuhan yang maha kuasa, Allah SWT sehingga diharapkan dapat dilaksanakan dengan baik amanah ini dengan dilandasi niat ikhlas, etos kerja, tanggung jawab dan kesetiaan untuk mengabdikan diri kepada bangsa dan negara, terutama bagi daerah dan masyarakat sulawesi tengah,” himbaunya.
Tak hanya itu, Longki juga berpesan agar para pejabat yang baru dilantik ini dapat menahkodai OPD nya dengan baik. :Sebagai gubernur, saya tidak mau mendengar sedikit pun adanya gejolak-gejolak yang bisa merusak keharmonisan diantara para aparatur, keterlambatan pelaksanaan program, penyimpangan dan penyalahgunaan wewenang, maupun perilaku-perilaku indisipliner yang tidak sesuai aturan, dan secara jelas melanggar kode etik profesi ASN maupun komitmen fakta integritas.
Gubernur juga menitip beberapa hal penting yang harus dipatuhi selama menjabat sebagai Kepala OPD yakni sebagai seorang pimpinan di OPD harua mampu memahami tufoksi anda, membangun dan membina hubungan kerja yang manusiawi dengan para staf maupun mitra kerja, meningkatkan kedisiplinan sebagai kata kunci keberhasilan organisasi kerja, mengembangkan pola pikir yang realistis, rasional dan proporsional dalam mengkreasi program-program yang berorientasi pada output dan outcome , dan menciptakan zona integritas menuju wilayah bebas korupsi dan wilayah birokrasi bersih dan melayani .
Lebih Jauh Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola, menyampaikan. agar pejabat yang baru dilantik dan dikukuhkan dapat mendukung percepatan pemulihan dampak bencana di Sulawesi Tengah. Sebaagimana hasil rapat yang dipimpin Wapres RI per 31 Januari 2019 , maka proses pencairan dana Stimulan dan Dana Santunan akan segera dilakukan sehingga Tim Satgas yang dibentuk yang terdiri dari unsur TNI dan Polri akan ikut membantu proses percepatan realisasi dana Stimulan. Karena itu diharapkan OPD terkait ikut mendukung proses tersebut.
Adapun Pejabat yang mengalami Promosi dan Rotasi adalah Sisliandy, SSTP, M.Si dipromosi menjadi Kepala Dinas Perhubungan, Asri, SH.M,Si juga dipromosi menjadi Kepala BKD, Novalona dipromosi menjadi Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah , Arnol Firdaus diangkat menjadi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Bahran SE, MM. dipromosi menjadi Kepala BPKAD , Ikhsan Basir dipromosi menjadi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Irvan Aryanto dipromosi menjadi Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Promosi Sulawesi Tengah , Sementara untuk Pejabat yang mendapat Rotasi adalah Ardiansyah L mendapat tugas baru menjadi Kepala Dinas Perpustakaan dan Keadilan dari sebelumnya sebagai Staf Ahli bidang Ekonomi , pembangunan dan kesra, Moh. Nizam , menjadi staf Ahli bidang Ekonomi , Pembangunan dan Kesra dari sebelumnya sebagai Kepala Dinas Kominfo, Hj. Nur Ely, dilantik menjadi Kepala Dinas Koperasi dan UKM dari sebelumnya sebagai Kepala BPKAD , Abdul Razak sebagai Kepala Dinas Cipta Karya dan SDA dari sebelumnya sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi , Zubair dilantik menjadi Kepala Dinas BPMD dari sebelumnya sebagai Kepala Dinas BKD, Rusdi Bachtiar Rioeh, dilantik menjadi Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB sebelumnya kepala BPMD , Farida dilantik menjadi Kepala Dinas Kominfo dari jabatan sebelumnya Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB.  Sementara Pejabat yang dikukuhkan adalah Syaifullah Djafar Kepala Dinas Bina Marga DAN Tata Ruang, Trie Iriani Lamakampali sebagai Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura, Bartholomeus Tandigala sebagai Kepala BPBD, Nahardi sebagai Kepala Dinas Kehutanan , Hasanuddin Atjo sebagai Kadis Kelautan dan Perikanan, Abdul Rahim Kepala Dinas Lingkungan Hidup. Abdullah Kawulusan sebagai Dinas Pangan, dan Bunga Alim Domba dalam jabatan Asisten Administrasi Ekonomi dan Pembangunan dan Kesra .
Selanjutnya Gubernur Sulawesi Tengah menyampaikan bahwa untuk pengisian jabatan Eselon IIb , atau kepala Biro yang mendapat promosi akan diisi secepatnya setelah selesai seluruh proses seleksi yang dilakukan Ponsel.(nila*humasprovsulteng)
REDAKTUR : NILAWATI

BACA JUGA  Dengan Budaya Kerja Uta Kelo, BKKBN Sulteng Masuk Kategori Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi

Komentar

News Feed