Gubernur Longki Djanggola : Profesi ASN Jadikan sebagai Ladang amal untuk Fastabiqul Khairat

0
156
Upacara bulanan setiap tanggal 17, Gubernur Sulteng, Longki Djanggola memberikan arahan kepada seluruh ASN dijajaran lingkup Pemprov Sulteng.(F-hmsprov)

PALU, Sultengmembangun.com -Dalam melaksanakan tugas dan kewajiban secara profesional sebagai ASN, patut kiranya kita senantiasa menanam amal kebaikan terhadap sesama dan menjadikannya sebagai ladang fastabiqul Khaerat selama masa tugas sebagai ASN, disamping melakukan koordinasi dan sinergi yang berkesinambungan supaya pelaksanaan tugas-tugas dilapangan dapat mencapai maksud dan tujuan yang di harapkan, demikian pesan Gubernur Sulteng pada senin (18/02/2019).

Lebih lanjut disampaikan Gubernur Longki Djanggola, sebagai abdi negara dan abdi masyarakat kiranya semakin efektif dan efisien, sehingga pelayanan yang diberikan kepada masyarakat semakin prima dan memuaskan, serta dari waktu ke waktu melakukan inovasi-inovasi supaya kualitas pelayanan publik terus menjadi lebih baik “Jadikan provinsi ASN yang melekat sebagai ladang amal, untuk fastabiqul Khairu atau berlomba-lomba berbuat kebajikan yang gilirannya akan menuai pahala dan berkah dari Allah SWT,” ungkap Gubernur Longki Djanggola.

Pada kesempatan itu, Gubernur Longki mengatakan, dalam waktu dekat ini auditor BPK akan turun menyidak ke semua OPD terhadap setiap laporan aset keuangan dan rekap hasil pelaksanaan program kegiatan OPD tahun 2018 yang lalu. “Saya menginstrusikan kepada seluruh OPD untuk menerapkan dan menginventarisir kembali segala kelengkapan dokumen yang akan diperiksa auditor menyangkut aset, keuangan dan realisasi program kegiatan tahun 2018 supaya dalam penilaian laporan oleh BPK nanti, Insya Allah pemerintah provinsi Sulawesi Tengah akan kembali meraih opini WTP ( Wajar Tanpa Pengecualian ) untuk yang kelima kalinya secara berturut-turut,” kata Gubernur Longki Gubernur meminta kepada semua yang bertanggung jawab dan berkepentingan untuk bisa menyajikan seluruh pertanggung jawaban itu sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

BACA JUGA  Kapolda Sulteng Melepas Ratusan PesertaTrail Edventure di Morowali

“Jangan sampai bendahara hanya dicari-cari karena ada sesuatu yang belum selesai dilaksanakan, saya paling anti, tidak ada cerita apapun bendahara apapun namanya,barang,uang yang terlambat untuk mempertanggungjawabkannya, mestinya para bendahara itu siap untuk diperiksa,” harap Gubernur Longki.(hmsprov)

REDAKTUR : NILAWATI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here