Gubernur : Duta Genre Jadi Agen Perubahan bagi Remaja

0
45

Gubernur hadiri pemilihan duta genre Sulteng.(F-ist)

PALU, Sultengmembangun.com – Gubernur Sulteng Drs. H. Longki Djanggola, M.Si secara resmi membuka ajang finalis pemilihan Duta Generasi Berencana (Genre) tingkat Provinsi Sulteng Tahun 2020, Sabtu malam (26/9), di Hotel BW Coco.

Pada kesempatan itu, gubernur Longku berharap agar finalis duta Generasi Berencana (Genre) berperan sebagai mitra remaja dalam mengatasi berbagai permasalahan remaja , terutama sebagai agen dalam mencegah pernikahan dini. Karena menikah terlalu akan menimbulkan sebgsara sepanjang hidup.

Karena itu, gubernur Longki menekankan agar ajang pemilihan duta genre dapat melahirkan remaja yang berkualitas, mandiri dan berdaya saing,” tandas gubernur Longki Djanggola.

Secara angka, Usia Kawin Pertama (UKP) pada wanita kurang dari 20 tahun di Sulteng sebesar 58,97 persen. Hal ini menunjukkan bahwa usia pernikahan dini di Sulteng masih sangat tinggi. Sejalan hal itu, angka putus sekolah, KDRT juga masih tinggi.

Para duta genre diharapkan dapat mengedukasi teman sebayanya untuk lebih mempersiapkan masa depan yang lebih baik.

BACA JUGA  Sepekan ini, Gubernur Marathon Meninjau Lokasi Bencana di Wilayah Parigi dan Poso

” Menikahlah diusia yang tepat, jangan menikah dini karena beresiko besar bagi keselamatan ibu dan anaknya. Belum lagi masalah ekonomi yang tentunya akan menyengsarakan kehidupan dalam berumah tangga. Makanya persiapkan secara matang bila ingin berumah tangga,” pungkas gubernur longki djanggola sembari menghimbau agar para remaja lebih disiplin melaksanakan protokol kesehatan karena klaster millenial (remaja)adalah yang terbanyak menambah jumlah kasus positif akhir-akhir ini.

“Remaja yang masih suka berkerumun di tempat-tempat ramai, bepergian tidak pakai masker, tidak jaga jarak dan tidak melakukan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) karena menganggap diri sudah kebal dari COVID-19,” kata gubernur yang sangat prihatin melihat tingkah laku remaja yang beresiko tertular dan menulari orang lain.

Disisi lain, gubernur juga mengajak para duta Genre untuk bersama-sama menyukseskan pilkada serentak 2020, khususnya bagi remaja millenial yang sudah mempunyai hak pilih.

“Semoga dari ajang ini akan memberi warna baru dalam upaya-upaya kita menyukseskan kelanjutan program-program Kependudukan, KB dan Pembangunan Keluarga (Bangga Kencana),” kata gubernur diakhir sambutannya.

BACA JUGA  Putuskan Mata Rantai Penyebaran Virus Corona 19, Masyarakat Dihimbau Untuk Taat Aturan

Sementara Kepala Perwakilan Maria Ernawati mengatakan bahwa para finalis duta genre kabupaten/kota yang berkompetisi telah menjalani karantina selama 3 hari sejak Kamis (24/9).

Adapun proses penilaian finalis lanjut kepala perwakilan dilakukan bersamaan dengan pembekalan materi, mulai awal karantina sampai pada malam puncak acara.

Ia pun mengharapkan seluruh finalis dapat menjadi remaja berkualitas dan role model yang diteladani remaja sebayanya.

“Duta-duta Genre adalah generasi unggul Sulawesi Tengah yang akan menjadi agent of change (agen perubahan) bagi generasi muda,” tutur Kepala Perwakilan Maria Ernawati.

Hasil akhir dewan juri, memutuskan 5 besar Duta Genre Sulteng untuk kategori putra, diraih oleh Ahmad Syahrul Ramadhan (Banggai), Andre Fairuz (Banggai Laut), Muh. Krisna (Bangkep), Nuriadin (Parigi Moutong) dan Yusril Desrama (Palu-5)

Untuk putri diraih Krisna Puspita (Palu-4), Michelle (Poso), Evi Muliani (Palu-1), Ester Veronika (Parigi Moutong) dan Puput Nilasari (Morowali)

Hadir pada kesempatan itu, Ayah Genre Banggai Kepulauan H. Rais Adam, Bunda Genre Tojo Unauna, Kepala Perwakilan BKKBN Sulteng Dra. Maria Ernawati, MM dan jajaran, para pembina Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) dan Bina Keluarga Remaja (BKR) serta pejabat terkait. (NL)

BACA JUGA  Diduga Kasus Hoax YB Sengaja Diulur, Dewan Adat Ultimatum Segra Berlakukan Givu Terhadap YB

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here