Gubernur dan Tim Satgas Rehab Rekon Memantau Progress Pembangunan Huntap Buddha Tzu Chi

0
105

Gubernur dan tim Satgas melakukan monitori g progress pembangunan huntap bantuan dari Buddha Tzu Chiaa yang dibangun diatas lokasi seluas 45 hektar. (F-humas)

PALU, Sultengmembangun.com – Gubernur Sulawesi Tengah Drs.H.Longki Djanggola,M.Si didampingi Danrem 132/Tadulako Letkol.Inf.Agus Sasmita selaku Kasatgas Rehab
Rekon serta Asisten Adm. Perekonomi dan Pembangunan Setda Provinsi Sulteng Dr.Ir.B.Elim Somba,M.Sc, Kalak BPBD Prov.Sulteng Dr.Bartholomeus Tandigala,CES, Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Prov.Sulteng Drs.Moh.Haris mengecek progress pembangunan Hunian Tetap Buddha Tzu Chi pada Kamis (07/02/2020),yang rencananya akan diresmikan oleh Presiden RI pada April 2020.

Hunian tetap ini dibangun Buddha Tzu Chi bertempat di Kelurahan Tondo dengan luas tanah kurang lebih 45 hekter, tipe 36 memiliki luas bangunan 42 meter persegi luas tanah 15 m x 10 m.

Gubernur Sulawesi Tengah Drs.H.Longki Djanggola,M.Si pada kesempatan itu berkeliling memantau kondisi hunian tetap. Setelah itu melakukan dialog dengan Perwakilan Yayasan Buddha Tzu Chi terkait adanya perubahan konstruksi. Karena menurut informasi dari PUPR, ditahap ke 2 ini ada perubahan konstruksi sehingga agak sedikit berbeda dengan pembangunan huntap ditahap pertama.

Pada prinsipnya, pembangunan hunian tetap unsur bangunannya harus ramah lingkungan, tahan terhadap gempa dan memenuhi syarat secara teknis dari PUPR.
Sehingga gubernur berharap bilamana ada perubahan konstruksi agar pihak kontraktor (PT.Pulau Intan) atau Yayasan Buddha Tzu Chi dapat memaparkan ke PUPR untuk dipertanggungjawabkan bersama. Karena harapaannya, Sebanyak 1.500 hunian tetap di Tondo dapat terselesaikan sesuai yang dijadwalkan agar masyarakat dapat memiliki hunian yang layak.

BACA JUGA  Pencapaian Program KKB di Sulteng 2015-2019, Mendapat Rapor Merah

Perwakilan Yayasan Buddha Tzu Chi, Daniel Karjaya membenarkan ada perubahan konstruksi. Alasannya perubahan ini dapat mempercepat pembangunan dengan menggunakan metode slab on ground yang jauh lebih mahal dengan cara kerja lebih mudah.

Ia pun berjanji untuk segera menindaklanjuti harapan-harapan gubernur dan akan memaparkan perubahan konstruksi di PUPR.

Dari target 1.500 hunian tetap, yang telah jadi sebanyak 276 hunian, 696 hunian tahap on progress, sisanya 528 hunian dalam tahap penggarapan oleh tim dan jaringan listrik sudah ada namun belum masuk ke hunian, jelasnya.

Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sulawesi Tengah, Ferdinand Kana Lo,ST,MT menyampaikan bahwa pihaknya telah menyediakan kebutuhan air minum untuk memenuhi kebutuhan calon penghuni.

Ia pun melaporkan kepada gubernur terkait permintaan Wali Kota Palu untuk pembangunan drainase di kawasan hunian tetap Buddha Tzu Chi, pihaknya masing menunggu surat resmi dari Walikota sebagai dasar kelengkapan berkas data-data pendukung ketika nantinya akan dilakukan pemeriksaan/audit oleh pihak BPKB.(NP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here